Rabu, 6 Mei 2026

Berita Tana Tidung Terkini

Kenang RA Kartini, Norhayati Andris: Berkat Perjuangannya Saya jadi Anggota DPRD 4 Periode

Peran RA Kartini dalam emansipasi wanita, tentu memberi perubahan yang luar biasa kepada kaum perempuan Indonesia.

Tayang:
Penulis: Rismayanti | Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com
Anggota DPRD Kaltara, Norhayati Andris dalam Webinar Spesial Hari Kartini Tribun Kaltara, Selasa (26/4/2022) (TRIBUNKALTARA.COM) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Peran RA Kartini dalam emansipasi wanita, tentu memberi perubahan yang luar biasa kepada kaum perempuan Indonesia, terutama perempuan Kalimantan Utara.

Perjuangannya pun masih terasa hingga sekarang, melalui Kartini masa kini.

Salah satunya adalah Anggota DPRD Kalimantan Utara, Norhayati Andris.

Melalui Webinar Spesial Hari Kartini TribunKaltara.com bertajuk Kiprah Perempuan Kaltara dalam Pembangunan, dia sampaikan, dirinya sangat berterima kasih kepada RA Kartini, yang telah mewarisi perjuangannya kepada perempuan Indonesia.

Baca juga: Momentum Hari Kartini 2022, Bupati Nunukan Asmin Laura Meminta Perempuan Semangat dalam Berkarya

Bagaimana tidak, dampak dari perjuangan RA Kartini ini, dirinya bisa menjadi anggota DPRD selama empat periode.

Bahkan, dirinya pernah menjadi Ketua DPRD Kalimantan Utara.

"Sangat berterima kasih kepada Ibu kita, Kartini, yang telah mewariskan perjuangannya kepada perempuan-perempuan Indonesia.

Khususnya bagi saya sebagai perempuan Kalimantan Utara. Hasil dari perjuangannya, saya bisa menjadi anggota DPRD empat periode," ujarnya, Selasa (26/4/2022)

Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris
Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)

Dia mengaku bangga atas perjuangan RA Kartini melawan diskriminasi yang terjadi pada masa lalu.

Yang mana, perempuan di masa RA Kartini, hanya berperan dalam hal "masak, macak, dan manak" atau hanya urusan dapur, berdandan dan melahirkan.

Dia menambahkan, di era modern ini, kaum perempuan bisa merasakan kemerdekaannya mendapatkan hak yang sama, salah satunya mengenyam pendidikan.

Perjuangan RA Kartini melawan diskriminasi, kata dia, telah mendorong semangat Kartini masa kini untuk berani melawan stereotipe terhadap perempuan.

"Nah andaikan itu terjadi pada saat ini, ya tentu hari ini kita tidak akan bicara di seperti ini. Karena tabu bagi seorang perempuan pada zaman itu," menurutnya.

"Kemudian perempuan juga mungkin tidak ada yang menjadi Dokter, Psikolog, anggota DPRD, Bupati, atau bahkan berkarir di Bank," sambungnya.

Sebab itu, Dia mengajak, perempuan Indonesia, khususnya perempuan Kalimantan Utara, untuk meneruskan perjuangan RA Kartini.

Sebagai Kartini masa kini, kaga dia, kaum perempuan juga harus bisa dan terus berkarya.

"Dan juga, terus melibatkan diri dalam pembangunan dan kebijakan-kebijakan pemerintah Kalimantan Utara.

Khususnya kebijakan-kebijakan terkait perempuan dan anak," ajaknya.

(*)

Penulis: Risnawati

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved