Selasa, 19 Mei 2026

Kumpulan Pantun

Kumpulan Pantun Agama, Penuh Makna dan Motivasi Diri, Bisa jadi Pengingat

Nilai-nilai kebaikan dalam agama bisa diajarkan dengan banyak cara.Salah satunya menyampaikan pesan kebaikan melalui pantun agama

Tayang:
Editor: Hajrah
TribunKaltara.com
ILUSTRASI - Kumpulan Pantun. (TribunKaltara.com) 

TRIBUNKALTARA.COM- Nilai-nilai kebaikan dalam Agama bisa diajarkan dengan banyak cara.

Salah satunya menyampaikan pesan kebaikan melalui pantun agama.

Jenis pantun ini mendasarkan isi pantun yang sesuai dengan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan dalam Agama.

Dalam pantun agama, dapat digunakan sebagai media untuk menyeru, mengarahkan serta mengajak orang untuk berbuat baik sesuai dengan yang diajarkan dalam Agama.

Pesan dalam pantun agama juga sarat makna dan penuh motivasi diri untuk berbuat lebih baik.

Dalam pantun agama juga menjadi pengingat.

Dalam artikel ini simak kumpulan pantun agama.

Bisa dibagikan juga ke teman, sahabat, keluarga maupun sebagai bahan saat mengisi kegiatan keagamaan.

Baca juga: Kumpulan Pantun Lengkap dengan Berbagai Tema, Teka-teki, Nasihat, Jenaka, dan Cinta

Baca juga: Kumpulan Pantun Lebaran Lucu dan Kreatif untuk Dibagikan di Hari Raya Idul Fitri

Banyak bulan perkara bulan
Tidak semulia bulan puasa
Banyak tuhan perkara tuhan
Tidak semulia Tuhan Yang Maha Esa

Anak gembala mencari rumput
Teriknya panas siang hari
Kalau malaikat IZRAIL telah menjemput
Kemanakah tempat kita berlari

Ada pasir ada pula tanah
Batang pohon punya dahan
Umur panjang itu amanah
Tanggung jawabnya kepada Tuhan

Tukang kayu membuat peti
Peti yang bagus dari kayu jati
Bersihkan diri dan sucikan hati
Jauhkan sifat iri dan dengki

Adik pergi ke kedai membeli halia
Emak pun memesan membeli laksa
Jadilah insan yang berhati mulia
Baik hati berbudi bahasa

Air dan api selalu berlawanan
Langit dan bumi berjauhan
Jika hati penuh kedengkian
Siapa orang yang hendak berteman

Akar padi kuat ditanam
Buah jatuh ke dalam sumur
Budi pekerti hendaklah ditanam
Agar tak menyesal di dalam kubur

Anak bangsawan menari tarian melayu
Rentak irama dengan hitungan delapan
Puasa Ramadhan di ambang pintu
Salah dan Khilaf tolong maafkan

Asam asin mangga dua
Suka dimakan si anak dara
Biarpun kita banyak harta
Janganlah lupa bersyukur pada Yang Maha Kuasa

Ayu wajahmu bak rembulan
Tak bisa berpaling untuk memandang
Jika sudah tak ada harapan
Cukuplah mengadu dengan sembahyang

Azan magrib berkumandang
Langit jadi kuning cahayanya
Sudah berkali-kali dikau ku pandang
Sungguh baik tingkah lakunya

Banyaklah hari antara hari
Tiada semulia hari Jum'at
Banyaklah nabi antara nabi
Tiada semulia Nabi Muhammad

Belatuk bertengger di atas dahan
Terbang pergi ke lain pohon
Hidup mati ini ditangan Tuhan
Kepada Allah-lah kita memohon

Biar uang punya segudang
Biar punya kapal terbang
Nanti bila amal telah ditimbang
Kita tak akan mampu menentang

Bila hidup tidak beriman
Banyak orang fitnah memfitnah
Bila kita mengikuti bisikan setan
Kebaikan hilang marwah pun punah

Buah apel dibelah tiga
Dimakan satu tinggal dua
Kalau anda ingin masuk surga
Jangan lupakan jasa orang tua

Buah pepaya dibelah dua
Dimakan satu tinggallah satu
Janganlah pernah berbuat dosa
Masuk neraka siapa yang kan membantu

Buah kelapa dibelah tiga
Dimakan satu tinggallah dua
Janganlah lupa pada orang tua
Agar kita bisa masuk surga

Burung merpati hinggap di laman
Cenderawasih tinggi di awan
Tabahkan hati tetapkan iman
Tak akan hilang arah tujuan

Cabutlah singkong sampai berurat
Tanah digali mawar pun berkembang
Wahai gadis tutuplah itu aurat
Agar engkau dihargai sang kumbang

Cari lebah bersarang besar
Jangan tersengat racun berbisa
Janji Allah adalah benar
Jangan tertipu kehidupan dunia

Bunga melati indah di taman
Di kota Medan tumbuh merekah
Bersihkan hati kuatkan iman
Bulan Ramadhan yang penuh berkah

Berwarna indah bunga melati
Harum baunya dekat Melinda
Jagalah lidah jagalah hati
Agar pahala berlipat ganda

Ada lalat ada larva
Merusak semangka dan pepaya
Jika sholat sudah dilupa
Pasti neraka tujuan akhirnya

Pergi ke kali membasuh diri
Anak kecil mandi berlari-lari
Bersihkan diri sucikan hati
Menyambut hari yang fitri

Belanja ke pasar membeli jamu
Jamu diminum dengan gelas kaca
Sayangilah keluargamu
Lindungi mereka dari api nerak


Bertamasya ke kota lama
Berfoto ria sambil melihat-lihat
Belajarlah ilmu agama
Agar selamat dunia akhirat


Kayu jati dipotong dengan kapak
Memotongnya bersama-sama
Berbaktilah pada ibu bapak
Laksanakan perintah agama


Membangun titik temu
Datang ke sekre, hadiri rapat
Jagalah pandanganmu
Menunduklah dalam taat


Dagangan kemarin sudah laku
Menerima pesanan banyak ralat
Sampaikanlah dariku
Walau satu ayat


Menanam wortel di kebun Nana
Memanennya tanpa berbohong
Berjalanlah dengan sederhana
Jangan kauberjalan dengan sombong


Meminta izin untuk bertemu
Sulit dirasa oleh niat
Belajarlah hai orang berilmu
Niscaya derajatmu diangkat


Guru SMP sangatlah ramah
Mengajarnya pun sangatlah nyaman
Mari kita salat berjamaah
Tegakkan Islam bangkitkan peradaban


Ayah pulang bawa buah tangan
Diberikan kepadaku dan Kak Kanya
Saling menasihati untuk kebaikan
Dan jangan sebaliknya


Kakek ke hutan membawa kapak
Pergi bersama teman berjumlah dua
Bakti dan sayanglah pada ibu bapak
Ridha Allah ridha orang tua


Setelah memilih, membayar di kasir
Lihatlah diri yang banyak teman
Jangan engkau berlaku mubazir
Mubazir teman Setan


Hening suara krik krik krik
Ramai suara bruk bruk bruk
Ikutilah teman yang baik
Jangan ikuti teman yang buruk


Membaca buku berjudul “Rahasia”
Mengingat nama dengan teman-teman
Bersabarlah hai manusia
Bersama kesulitan ada kemudahan


Belajar IPA di siang yang terik
Rasanya seperti kapal karam
Hai manusia, bicaralah yang baik
Atau lebih baik diam


Semua ilmu tentang berpikir
Semua gelap tentang malam
Banyak-banyaklah berzikir
Agar hati menjadi tenteram


Tas dan motorku raib
Dijambret orang yang sudah lari
Jangan lupa salat wajib
Lima waktu dalam sehari


Mengarungi samudra, kapal
Mengarungi daratan, bus raya
Ibadah sunah jangan mudah ditinggal
Ingat-ingatlah pahalanya


Terdengar suara kendang
Berdendang di tengah keramaian
Azan berkumandang
Mari raih kemenangan

 

Malam gelap diterangi bulan
Bercahaya dari luar mal
Jika sudah berpenghasilan
Jangan lupa bayar zakat maal

 

Adik sudah mulai menggigil
Di tengah film yang muali tamat
Azan sudah memanggil
Mari bergegas salat Jumat

 

Pergi berhaji ke kota Makkah
Tak lupa berbekal roti
Mari kita bersedekah
Bersihkan diri bersihkan hati

 

Lutut adik terlihat berdarah
Pulang bermain sambil menangis
Mari rajin puasa sunah
Contohnya seperti Senin Kamis

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved