Berita Malinau Terkini

Kabar Percobaan Rudapaksa di Malinau Terbukti Fiktif, Pemilik Akun Media Sosial Langsung Minta Maaf

Kabar percobaan rudapaksa di Malinau terbukti fiktif, pemilik akun medsos langsung minta maaf.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
(HO / Tangkapan Layar Video Medsos Polres Malinau)
Klarifikasi keluarga dan pemilik akun yang telah menyebarkan informasi keliru terkait percobaan pemerkosaan di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Minggu (8/5/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Kabar percobaan rudapaksa di Malinau terbukti fiktif, pemilik akun medsos langsung minta maaf.

Informasi terkait percobaan rudapaksa di Jalan Sengayan Malinau-KTT diklaririfikasi oleh penyampai informasi.

Pemilik akun atas nama Novriani mengklarifikasi informasi yang ia kirimkan ke sebuah laman media sosial tersebut terbukti tidak benar.

Baca juga: Viral di Media Sosial Info Teror Tindak Asusila Pengguna Jalan Malinau-KTT, Polisi Pastikan itu Hoax

Informasi tersebut bersumber dari adiknya, yang mengaku mengalami kejadian percobaan rudapaksa pada malam hari di Jalan Malinau menuju KTT.

Hasil penyelidikan Satreskrim Polres Malinau, kejadian tersebut tidak pernah terjadi, dan hanya karangan semata.

Atas kekeliruan tersebut, pemilik akun, Novriani menyampaikan permintaan maaf atas kekeliruan informasi yang telah terlanjur beredar.

"Tentang kejadian percobaan rudapaksa di Jalan bagian Sengayan terhadap keluarga saya itu tidak terjadi. Saya atas nama keluarga meminta maaf karena membuat suasana menjadi tidak kondusif," ujarnya dikutip dari Media Sosial Polres Malinau, Minggu (8/5/2022).

Sebelumnya, Informasi percobaan rudapaksa tersebut dikirimkan oleh Novriani pada sebuah laman media sosial Malinau untuk disebarluaskan.

Niatnya baik. Hanya agar kejadian yang menimpa adiknya tersebut tidak terjadi pada orang lain. Meskipun belakangan diketahui peristiwa tersebut tidak terjadi.

Kasat Reskrim Polres Malinau, Iptu Wisnu Bramantio menyampaikan hal tersebut merupakan pelajaran agar menelaah kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

Informasi yang disebarkan oleh Novriani tersebut tidak bermaksud buruk. Namun, karena info yang disampaikan hasil rekayasa,dan berpotensi membuat kegaduhan, pihak keluarga wajib menyampaikan klarifikasi.

Baca juga: Puncak Arus Mudik Hari Ini, Simak Jadwal Speedboat Rute Malinau ke Tarakan Minggu 8 Mei 2022

"Pihak keluarga dan akun yang menyebarluaskan info juga sudah menyampaikan klarifikasi. Dari peristiwa ini, kami meminta agar masyarakat meneliti kebenaran informasi sebelum menyebarluaskannya," katanya.

Hasil pemeriksaan polisi, diketahui motif sang adik merekayasa kejadian yang dialaminya karena takut dimarahi karena telah membawa sepeda motor milik kakaknya tanpa izin.

Atas kekeliruan tersebut, Novriani dan keluarga memohon maaf melalui video klarifikasi berdurasi 33 detik di Medsos dan telah menghapus postingan media sosial terkait informasi tersebut.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved