Berita Nunukan Terkini

Satgas Pamtas di Kaltara Berhasil Patroli 5.521 Patok Batas RI-Malaysia: Masih Ada Ribuan Patok Lagi

Satgas Pamtas di Kaltara berhasil patroli di 5.521 patok batas RI-Malaysia: Masih ada ribuan patok lagi.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
(HO/ Lettu Arm Ahmad Tito Sutrisna)
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit melakukan patroli patok perbatasan di Pos Long Bawan, belum lama ini. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Satgas Pamtas di Kaltara berhasil patroli di 5.521 patok batas RI-Malaysia: Masih ada ribuan patok lagi.

Selama enam bulan bertugas menjaga perbatasan RI-Malaysia, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit berhasil patroli sebanyak 5.521 patok batas negara RI-Malaysia.

Diketahui, pada minggu ketiga Juni mendatang Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit akan kembali ke kesatuannya di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Baca juga: Kadisdikbud Nunukan Izinkan Ujian Susulan Bagi Siswa Kelas VI SD yang Masih Ikut Arus Balik Lebaran

Informasi yang dihimpun sebagai gantinya Satgas Pamtas Yonif 621/ Manuntung akan kembali menjaga perbatasan RI-Malaysia.

Pasiops Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit, Lettu Arm Ahmad Tito Sutrisna mengatakan selama 6 bulan bertugas di perbatasan, pihaknya berhasil patroli 5.521 patok batas negara.

"Data patok batas negara itu berjumlah 6.873 patok. Masih ada ribuan patok lagi yang belum terpatroli. Ada 1.352 patok lagi," kata Ahmad Tito Sutrisna kepada TribunKaltara.com, Senin (09/05/2022), pukul 15.00 Wita.

Pria yang akrab disapa Tito itu beberkan jumlah patok dari masing-masing type yang mereka sempat patroli selama menjaga perbatasan RI-Malaysia.

Type A: 7 patok, type B: 27 patok, type C: 295 patok, type D: 5.192 patok.

"Rinciannya itu, patok yang masih baik ada 5.118. Patok yang miring ada 156 patok. Patok yang rusak ada 10 patok. Patok patah ada 4. Roboh ada 31 patok. Tertimpa pohon ada 21 patok. Tidak ditemukan ada 178 patok. Dan yang tenggelam ada 3 patok," ucap Tito.

Mengenai 1.352 patok yang belum terpatroli, kata Tito pos yang memiliki tanggungjawab terhadap patok untuk dipatroli berada di wilayah Malaysia.

Sehingga membuat kegiatan patroli mereka selama pandemi Covid-19 jadi terkendala.

Sementara itu, khusus patok di Pos Lumbis yang tidak dapat terpatroli semua, lantaran logistik yang dibawa saat itu hanya mampu untuk menunjang kegiatan mereka selama dua minggu.

Baca juga: Start di Pelabuhan Liem Hie Djung, Cek Jadwal Speedboat Rute Nunukan ke Tarakan Senin 9 Mei 2022

"Saat pergantian tugas dari Satgas sebelumnya, situasi Covid-19 di Nunukan lagi mengalami tren naik. Ditambah pos yang memiliki tanggungjawab patok untuk dipatroli berada di wilayah Malaysia. Jadi terkendalanya di situ. Kalau di Pos Lumbis itu, karena kemampuan bekal yang dibawa hanya mampu untuk bergerak selama 2 minggu, jadi kurang maksimal," ujarnya.

Tito mengaku, untuk patroli patok batas negara oleh Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit, sudah selesai.

"Nanti akan dilaksanakan lagi oleh Satgas Pamtas pengganti. Bulan Juni minggu ketiga kami kembali ke kesatuan," tuturnya.

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved