Berita Malinau Terkini

Sebulan Tiga Kali Banjir di Kabupaten Malinau, Relokasi Sebagai Upaya Terakhir Mitigasi Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malinau (BPBD Malinau) mencatat 3 kali kejadian banjir bulan Mei 2022 ini.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Banjir yang terjadi pada minggu lalu mengakibatkan belasab desa terdampak dan ratusan rumah terendam banjir di 4 kecamatan wilayah Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALATARA.COM, MALINAU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malinau (BPBD Malinau) mencatat 3 kali kejadian banjir bulan Mei 2022 ini.

Pada 2 Mei 2022 lalu bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 2022, Desa Long Pada Kecamatan Sungai Tubu dilanda banjir besar.

Sekira 49 KK dan 290 jiwa terdampak dalam musibah tersebut. Dampak banjir menyisakan kerusakan fasilitas desa termasuk bangunan sekolah.

Baca juga: Banjir Mulai Surut, Warga Diminta Waspadai Musim Penghujan Faktor Penyumbang Banjir di Malinau

Berselang sepekan, Kecamatan Mentarang Hulu terendam banjir akiban luapan sungai Mentarang pada Selasa (10/5/2022) malam.

Banjir berlangsung cepat dan dalam hitungan jam merendam lima desa di wilayah Kecamatan tersebut.

"Peristiwa banjir pertengahan Mei lalu merendam 5 desa di Mentarang Hulu. Desa yang tergenang diantaranya Desa Long Pala, Long Mekatip, Long Kebinu, Long Simau dan Long Berang," ujar Camat Mentarang Hulu, Juari Lakai.

Baca juga: Anggota Komisi III DPRD Kaltara Tinjau Dampak Banjir di Desa Long Pada, Pembangunan Sekolah Dibahas

Terakhir, banjir besar merendam 4 wilayah kecamatan, termasuk ibu kota kabupaten di Kecamatan Malinau Kota, pada Minggu (22/5/2022).

Data BPBD Malinau, total ada belasan desa terendam banjir, dan 625 unit rumah terdampak.

Pemerintah Kabupaten Malinau mengusulkan normalisasi sungai sebagai upaya mitigasi kejadian banjir.

Banjir yang terjadi pada minggu lalu mengakibatkan belasab desa terdampak dan ratusan rumah terendam banjir di 4 kecamatan wilayah Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu
Banjir yang terjadi pada minggu lalu mengakibatkan belasab desa terdampak dan ratusan rumah terendam banjir di 4 kecamatan wilayah Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

Wakil Bupati Malinau, Jakaria mengatakan pihaknya telah mengusulkan normalisasi Sungai Sesayap dan Sungai Malinau.

"Untuk permasalahan sungai memang jadi kewenangan provinsi. Beberapa waktu lalu, ini sudah kita usulkan. Minimal sungai bisa dibersihkan dari limbah kayu," ungkapnya.

Baca juga: Update Banjir di Malinau Surut, Jalan Kembali Dilalui Kendaraan, Walaupun Masih Digenangi Air

Namun, menurut mantan Camat Malinau Utara tersebut, ada beberapa permukiman yang solusi penanganan banjir, tidak ada cara lain selain relokasi.

"Untuk beberapa wilayah itu, memang rawan. Khususnya beberapa desa yang tidak bisa terhindarkan dari banjir. Memang selain normalisasi, ada upaya terakhir, yakni relokasi. Karena memang jika air sungai meluap wilayah ini pasti banjir," katanya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved