Kabar Artis
Datangi Rumah Pelapor Putra Siregar untuk Ajak Damai, Septia Yetri Opani Beber Sikap Tuan Rumah
Seperti diketahui, Putra Siregar dan Rico Valentino ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pengeroyokan terhadap M Nur Alamsyah.
Penulis: Titik Wahyuningsih | Editor: Cornel Dimas Satrio
TRIBUNKALTARA.COM – Nyaris dua bulan Putra Siregar dan Rico Valentino mendekam sebagai tahanan di rutan Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus pengeroyokan.
Terkait hal itu istri Putra Siregar, Septia Yetri Opani tak mau berpangku tangan menunggu suaminya dibebaskan.
Septia Yetri Opani diketahui sempat menyambangi kediaman pelapor kasus pengeroyokan, M Nur Alamsyah untuk mengupayakan perdamaian.
Hal itu sebagaimana yang disampaikan istri Putra Siregar belum lama ini.
Sayangnya, Septia Yetri Opani harus pulang dengan tangan kosong sebab sang tuan rumah tidak ada di tempat.
"Saya sempat datang ke rumah pelapor cuman emang kondisinya bapaknya tidak ada di rumah," ujar istri Putra Siregar, dikutip TribunKaltara dari kanal YouTube Cumicumi pada Jumat (27/5/2022).
Padahal, Putra Siregar berhadap agar kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
"Kita berharap ke perdamaian, sangat berharap berdamai cepat selesai," lanjut dia.

Baca juga: Tak Terpengaruh Kasus Putra Siregar, Raffi Ahmad Pertahankan Chika di RANS, Beber Soal Isi Kontrak
Lewat sang istri, Putra Siregar juga mengaku tak akan melakukan pembelaan apapun dan mengakui kesalahannya.
"Kalau pun kita salah, kita minta maaf kita nggak mau ngelakuin pembelaan. Mungkin kita di tempat yang salah jam yang salah," kata Septia.
Seperti diketahui, Putra Siregar dan Rico Valentino ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pengeroyokan terhadap M Nur Alamsyah.
Keduanya pun ditahan pada 11 April 2022 lalu, tak lama usai Putra Siregar dan Rico Valentino pulang ibadah umrah.
Publik figur ini diduga melakukan pengeroyokan terhadap M Nur Alamsyah pada 2 Maret 2022 lalu di sebuah kafe kawasan Jakarta Selatan.
Nur Alamsyah pun sempat mengupayakan mediasi atau perdamaian, namun bos PS Store dan sang aktor disebut tidak memiliki itikad baik.