Berita Bulungan Terkini

Miliki Potensi Tinggi Karhutla, BPBD Kabupaten Bulungan Bentuk Masyarakat Perduli Api

Kebakaran hutan &lahan; masih terus terjadi di beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Bulungan. Tentu ini menjadi perhatian pemerintah pusat.

TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Plt BPBD Bulungan Darmawan saat mempersiapkan menyematkan topi BPBD Bulungan kepada salah satu personil masyarakat perduli api (MPA) di Desa Wonomulyo, Kecamatan Tanjung Palas Timur Sabtu (28/5/2022) 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus terjadi di beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Bulungan. Tentu ini menjadi perhatian pemerintah pusat.

Plt Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan, Darmawan menyatakan bahwa potensi karhutla di wilayahnya masih sangat tinggi. Sepanjang 2021, tercatat ada 36 bencana terjadi Bulungan.

"Karhutla masih mendominasi, selain banjir," Sabtu (28/5/2022).

Baca juga: Karhutla di Bulungan Hanguskan 50 Hektar Lebih Lahan Warga, Stasiun Meteorologi Catat 3 Titik Api

Di Kaltara, kata Darmawan, ada dua daerah yang mendapatkan perhatian khusus pemerintah pusat terkait penanggulangan kahutla. Bulungan dan Nunukan.

"Disini (Bulungan) kurang lebih ada 50 hektare (ha) lahan di  yang terbakar," ungkapnya.

Lebih lanjut, kejadian karhutla, tersebar di beberapa desa Kecamatan Tanjung Selor dan Tanjung Palas Timur. Bahkan, tak jarang kejadian ini menelan korban jiwa.

Baca juga: Selain Banjir, Karhutla dan Bencana Tanah Longsor Rawan Terjadi di Malinau, BPBD Beberkan Pemicunya

"Penanggulangan bencana karhutla ini menjadi konsentrasi kita," ucapnya.

Namun, kata Darmawan, penanggulangan karhutla tidak dapat dilakukan oleh pemerintah, perlu keterlibatan semua elemen masyarakat.

Plt BPBD Bulungan Darmawan saat mempersiapkan menyematkan topi BPBD Bulungan kepada salah satu personil masyarakat perduli api (MPA) di Desa Wonomulyo, Kecamatan Tanjung Palas Timur Sabtu (28/5/2022)
Plt BPBD Bulungan Darmawan saat mempersiapkan menyematkan topi BPBD Bulungan kepada salah satu personil masyarakat perduli api (MPA) di Desa Wonomulyo, Kecamatan Tanjung Palas Timur Sabtu (28/5/2022) (TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI)

Karena itu, BPBD Bulungan membentuk masyarakat perduli api (MPA) di Desa Wonomulyo.

"Untuk mengantisipasi penanganan karhutla. Kita juga akan melibatkan dunia usaha yang beroperasi di Bulungan," ungkapnya.

Bahkan, BPBD Bulungan berencana melalukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian kerja sama dengan seluruh perusahaan yang beroperasi di daerah.

Baca juga: Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan, BPBD Bulungan Siapkan Langkah Antisipasi Penanganan Dini

"Bisa dibayangkan pada 2021 kita menangani Covid-19 dan karhutla," ucapnya.

Karena itu, peran perusahaan yang beroperasi di Bulungan akan dimaksimalkan. Hal ini sejalan dengan  program daerah. Yakni  Bulungan reaksi cepat.

"Saya yakin dengan dibentuknya  masyarakat peduli api. Penanggulangan karhutla akan lebih maksimal," ujarnya.

Hingga saat, tercatat sudah ada enam desa yang telah membentuk MPA.

Baca juga: BPBD Bulungan Beber Fokus Tahun ini, Upayakan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Digalakkan

Ke depan, diharapkan Darmawan, hal ini bisa dibentuk secara menyeluruh. Sehingga, ketika terjadi kebakaran bisa tertangani lebih cepat.

"Kita akan terus berupaya membangun sinergitas. Semoga kedepan semua pihak bisa berperan aktif dalam penanggulangan karhutla," ucapnya.

(*)

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved