Berita Malinau Terkini

Seusai Malinau Direndam Banjir, Kondisi Drainase hingga Kanal jadi Perhatian, Camat Turun Tangan

Pembenahan drainase merupakan sekian upaya mitigasi banjir pada wilayah rawan banjir di Malinau.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI
Camat Malinau Kota, Muhammad Yusuf saat meninjau sejumlah saluran dan drainase di wilayah rawan banjir di Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Minggu (29/5/2022). (TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pembenahan drainase merupakan sekian upaya mitigasi banjir pada wilayah rawan banjir di Malinau.

Setelah musibah banjir yang melanda wilayah ibu kota kabupaten, drainase dan normalisasi anak sungai dinilai faktor penting mengurangi dampak banjir.

Camat Malinau Kota, Muhammad Yusuf telah memetakan beberapa wilayah rawan di daerah aliran Sungai Malinau dan Sungai Sesayap.

Camat yang baru dilantik pada Kamis (12/5/2022) tersebut memulai program pertamanya memetakan potensi banjir di ibu kota kabupaten.

"Hari ini kami bersama Pemdes dan Ketua RT meninjau langsung kanal dan drainase di Malinau Kota.

Nanti akan dipetakan sesuai kondisi lapangan berikut analisa terkait solusinya," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Minggu (29/5/2022).

Camat Malinau Kota, Mohammad Yusuf saat ditemui TribunKaltara di RT 12 Desa Malinau Kota Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Minggu (22/5/2022).
(TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI)
Camat Malinau Kota, Mohammad Yusuf saat ditemui TribunKaltara di RT 12 Desa Malinau Kota Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Minggu (22/5/2022). (TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI) (TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI)

Baca juga: Banjir Mulai Surut, Warga Diminta Waspadai Musim Penghujan Faktor Penyumbang Banjir di Malinau

Pemerintah kecamatan mulai meninjau sejumlah drainase di wilayah rawan banjir sekitar Malinau Kota.

Memeriksa kelayakan dan memantau proses pengerjaan sesuai dengan ketentuan pengerjaan.

Selain itu ada sejumlah titik yang telah diusulkan masyarakat.

Drainase diusulkan masyarakat berkait fenomena umum sehabis banjir.

Beberapa wilayah tergenang lebih lama karena kondisi pengairan yang belum optimal.

"Masyarakat sudah sampaikan sejumlah usulan pembuatan drainase baru dan ada juga yang perlu dinormalisasi.

Minimal di wilayah yang tergenang, air bisa lebih cepat surut," katanya.

Upaya tersebut merupakan tahapan awal untuk penanganan banjir.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved