Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Kembali Molor Karena Alasan Pembenahan, Gubernur Kaltara Janjikan Pelantikan JPT Pratama Bulan Juni

Kembali molor karena alasan pembenahan, Gubernur Kaltara janjikan pelantikan JPT Pratama bulan Juni.

TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Suasana pelantikan pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji ratusan jabatan fungsional melalui mekanisme penyetaraan jabatan di lingkungan Pemprov Kaltara dalam ruang Aula Gedung Gabungan Dinas (Gadis) lantai I (Satu) pukul 14.00 Wita yang dipimpin langsung Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Kembali molor karena alasan pembenahan, Gubernur Kaltara janjikan pelantikan JPT Pratama bulan Juni.

Jadwal pelantikan pejabat jabatan pimpinan tinggi atau JPT Pratama yang sebelumnya telah lolos seleksi terbuka dipastikan akan kembali molor.

Pasalnya, Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang, kembali mengubah jadwal pelantikan menjadi bulan Juni mendatang.

Baca juga: Kanwil Kemenag Harap CJH Asal Kaltara Satu Kloter dengan Kaltim, Saifi Jamri: Mudahkan Komunikasi

Padahal sebelumnya, Mantan Wakapolda Kaltara ini berjanji akan melantik JPT Pratama pada bulan Mei ini.

Dirinya tidak menjelaskan secara rinci alasan mengubah jadwal pelantikan pejabat JPT Pratama di lingkungan Pemprov Kaltara.

"Sebenarnya target saya ini akhir bulan ini, karena ada sesuatu yang harus saya benahi, saya usahakan pelantikan tanggal 6 bulan 6," kata Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang.

Gubernur Zainal menjelaskan, dirinya sudah mendapatkan cukup informasi terkait sejumlah kandidat yang akan dilantik sebagai pejabat JPT Pratama.

Informasi tentang calon pejabat ini ia dapatkan salah satunya dari hasil wawancara yang ia lakukan terhadap tiga besar nama kandidat yang telah lolos seleksi terbuka pada 17 Mei lalu.

"Kemarin sudah selesai semua, dari semuanya cukup, visi misi juga sudah kita lihat bagaimana dia punya kemampuan memimpin di situ," ungkapnya.

Menurut Gubernur Zainal, nama-nama pejabat yang nantinya akan ia lantik harus memiliki sejumlah kemampuan, seperti halnya kemampuan berinovasi.

Ia memastikan, inovasi menjadi salah satu tolak ukur atau indikator dalam menilai kinerja pejabat yang nantinya dilantik tersebut.

Baca juga: No Offense, Band Lokal Kaltara Luncurkan Single Perdana Sense of Loss, Ungkap Kecemasan Lewat Lagu

"Yang paling penting dalam 3-6 bulan tidak ada inovasi tidak ada progres yang terlihat oleh saya mereka siap mundur dari jabatannya," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, pihak Pansel Seleksi Terbuka JPT Pratama telah mengumumkan 51 nama pejabat yang telah lolos sejumlah tahapan seleksi terbuka pada awal April lalu.

Nama-nama tersebut pun telah disetorkan kepada Gubernur Kaltara untuk dipilih dan dilantik untuk mengisi 18 formasi jabatan seperti Kepala Dinas dan Kepala Biro di lingkungan Pemprov Kaltara yang saat ini masih kosong.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved