No Offense, Band Lokal Kaltara Luncurkan Single Perdana Sense of Loss, Ungkap Kecemasan Lewat Lagu

Grup band asal Kalimantan Utara, No Offense, resmi meramaikan belantika musik Indonesia, dengan meluncurkan single perdana berjudul Sense of Loss.

Dok No Offense
Sense of Love, single perdana yang diluncurkan band lokal Kaltara, No Offense. (Dok No Offense) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Grup band asal Kalimantan Utara, No Offense, akhirnya resmi meramaikan belantika musik bawah tanah Indonesia, dengan meluncurkan single perdana.

Band yang beranggotakan 4 pemuda Kaltara ini meluncurkan lagu berjudul Sense of Loss yang telah rilis di platform musik digital sejak Jumat (20/5/2022).

Mengusung gaya musik 'American Youth Style', No Offense mencoba mengungkap rasa cemas akibat kehilangan di dalam lagu Sense of Loss.

Lagu Sense ini bisa dinikmati di Spotify, Youtube Music, Itunes, Apple Music, Deezer, Amazon, dan lainnya.

Band yang dihuni Rohil Fidiawan M, Sachrin Fadullah Hasan, Juliansyah, dan Wahyudiani ini ingin membuktikan karya musik pemuda lokal Kaltara, bisa bersaing di era digital saat ini.

"Ini sebagai pembuktian untuk band yang baru terbentuk.

Kami dengan percaya dirinya mengarsipkan diberbagai platform musik digital dan streaming.

Sebuah keputusan nekat pada karya pertama," kata gitaris No Offense, Rohil Fidiawan, Senin (30/5/2022).

Dengan perpaduan nuansa reverb, overdrive yang kental serta disisipkan ambience, lagu Sense of Loss berubah menjadi kecemasan yang patut diwaspadai bagi pendengar.

"No Offense lewat Sense of Loss sedang mengakumulasi segala bentuk kehilangan dari mana pun itu berasal, mulai dari percintaan, orang terdekat, keluarga, hingga sahabat," ucapnya.

Dari segi musikalitas No Offense masih meraba harus kemana arahnya kelak.

Saat ini, No Offense masih nyaman memainkan gaya 'American Youth Style' dengan alunan reverb, overdrive, dan distorsi tipis seperti Loathe, Teenage Wrist, dan Nothing.

"Soal layak atau tidaknya karya kami ini, biarkan saja ini berpulang kepada telinga pendengar dan tidak melulu menunggalkan interpretasi dari hakikat lagu," ungkap Rohil.

Personel grup band No Offense, yang dihuni empat pemuda Kalimantan Utara. (Dok No Offense)
Personel grup band No Offense, yang dihuni empat pemuda Kalimantan Utara. (Dok No Offense) (Dok No Offense)

Grup Band No Offense sendiri menjadi cikal bakal perjalanan bermusik bagi para personelnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved