Berita Kaltara Terkini

BRGM Target, Ada 7 Provinsi Jadi Restorasi Gambut Seluas 1,2 Juta Hektare, Ini Penjelasan Agung

Ada 7 provinsi di Indonesia bakal dilakukan restorasi gambut seluas 1,2 hektare. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan

Penulis: - | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Kepala Kelompok Kerja Rehabilitasi Mangrove Wilayah Kalimantan dan Papua, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Agung Rusdiyatmoko saat membawakan materi pada program "satu mangrove untuk masa depan Kalimantan Timur di situs youtube Tribun Kaltara Official Senin (13/6/2022) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR- Ada 7 provinsi di Indonesia akan dilakukan restorasi gambut seluas 1,2 hektare.

Hal ini sampaikan Kepala Kelompok Kerja Rehabilitasi Mangrove Wilayah Kalimantan dan Papua, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Agung Rusdiyatmoko

"Jadi target restorasi gambut itu ada 1,2 juta hektare, ini tersebar di 7 provinsi yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Papua," ucapnya Senin (13/6/2022).

Baca juga: Soal Pengembangan Hutan Mangrove Ardi Mulyo, Dinas Pariwisata Bulungan Beber Keterbatasan Anggaran

Tak hanya itu, Agung juga menyebutkan untuk rehabilitasi mangrove, BMRG menargetkan 9 provinsi prioritas.

"Yakni dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Riau, terus Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua dan Papua Barat ini kami diamanatkan 600 ribu hektare," ucapnya.

Menurut Agung, fungsi BRGM sebagai pelaksanaan restorasi gambut, perencanaan, pengendalian, serta evaluasi restorasi gambut.

"Kemudian, konstruksi operasional, penguatan kelembagaan, sosialisasi perbaikan ekonomi masyarakat di lahan gambut, percepatan rehabilitasi mangrove di dalam dan luar kawasan hutan di 9 provinsi serta pelaksanaan fungsi lain yang diberikan Presiden," ucapnya.

Baca juga: Gowes ke Wisata Hutan Mangrove Tideng Pale Timur, Bupati Ibrahim Ali Minta Dilakukan Pembenahan

Karena menurutnya, tujuan kegiatan rehabilitasi mangrove sudah ada tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Sebab, kata Agung pemerintah pusat secara khusus sudah punya target merencanakan Percepatan Rehabilitasi Mangrove (PRM) seluas 600 ribu Hektare (Ha).

"Ini dasarkan pada Perpres nomor 120 tahun 2020 terkait pembentukan BRGM," ucapnya.

Kepala Kelompok Kerja Rehabilitasi Mangrove Wilayah Kalimantan dan Papua, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Agung Rusdiyatmoko saat membawakan materi pada program
Kepala Kelompok Kerja Rehabilitasi Mangrove Wilayah Kalimantan dan Papua, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Agung Rusdiyatmoko saat membawakan materi pada program "satu mangrove untuk masa depan Kalimantan Timur di situs youtube Tribun Kaltara Official Senin (13/6/2022) (TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI)

Termasuk, berdasarkan data target BRGM sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 120 Tahun 2020 ada 1,2 juta Hektare (Ha) juga yang akan di restorasi gambut.

"Terus yang 600 ribu hektare ini untuk merehabilitasi mangrove, mungkin ada pertanyaan dimana 600 ribu hektare itu, nah ini kita berdasarkan peta mangrove nasional sudah dipublikasikan pada tahun 2021, diketahui eksistensi mangrove seluruh Indonesia ada sekitar 3,3 juta hektare dan potensi yang 756 ribuan hektare," ucapnya.

Diketahui berdasarkan data Peta Mangrove Nasional (PMN) tahun 2021, menurut Agung eksisting mangrove dibagi 3 yakni sesuai kelas kerapatan tajuk.

Baca juga: Sektor Wisata di Bulungan Terbentur Anggaran, Tahun Ini Hanya Pembenahan Mangrove di Teras Nawang

"Yaitu mangrove lebat, mangrove sedang, dan mangrove jarang, sedangkan untuk potensi, pada area terabrasi, lahan terbuka, mangrove terabrasi, tambak dan tanah timbul, potensi PMN ini sangat dominan di daerah tambak ini paling banyak ditemukan daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved