Berita Bulungan Terkini

TNI Polri dan Pemkab Bulungan Duduk Bersama Cari Solusi Soal Ketahanan Pangan & Pemanfaatan Medsos

TNI Polri dan Pemkab Bulungan duduk bersama cari solusi soal ketahanan pangan & pemanfaatan medsos.

TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Suasana kegiatan pelaksanaan komunikasi sosial dengan aparat pemerintah dengan tema "pemanfaatan media sosial di era kekinian" Selasa (14/6/2022) Bertempat di Makodim 0903/Bulungan. 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - TNI Polri dan Pemkab Bulungan duduk bersama cari solusi soal ketahanan pangan & pemanfaatan medsos.

Kodim 0903/Bulungan dengan Pemerintah Kabupaten Bulungan dan Polres Bulungan serta jajaran Forkopimda Bulungan duduk bersama membahas masalah peningkatan perekonomian yang bermuara pada ketahanan pangan di masyarakat.

Komandan Kodim 0903/Bulungan Kolonel Inf Akatoto menuturkan adanya pelaksanaan komunikasi sosial dengan aparat pemerintah untuk mencari solusi ketahanan pangan dan pemanfaatan media sosial di era kekinian.

Baca juga: Sudah Lama Bangunan KUA Tanjung Selor Tergenang Air, Bupati Bulungan Perintahkan PUPR Keringkan

"Supaya hubungan kita terjalin baik, siapa tahu ada program kita dengan program pemda ataupun Polri kita bisa bersinergi, intinya itu untuk kesejahteraan masyarakat," ucap Selasa (14/6/2022).

Kolonel Inf Akatoto menuturkan Kodim ikut berperan dalam ketahanan pangan di masyarakat, salah satunya pendampingan dan pengawasan terhadap petani pada luasan lahan pertanian mencapai 1.018 hektare untuk areal penanaman padi.

"Makanya kita bentuk grup Whatsapp yang isinya kelompok tani dan petani. Kita ingin tahu apa saja kendalanya, yang biasanya banyak karena kendala bibit, pupuk dan segala macamnya," jelasnya.

Jika berhubungan dengan alat dan mesin pertanian (Alsintan) serta pengadaan pupuk tanaman maka pihaknya akan langsung menghubungi Dinas Pertanian Bulungan.

Kemudian terkait hasil pertanian yang sudah memiliki pangsa pasar terus digenjot agar dipasarkan.

"Misalnya di Desa Sajau Hilir itu menghasilkan beras, ternyata masih bingung. Bisa menghasilkan 20 ton perbulan ternyata hanya bisa 5 ton, ini sayang sekali. Makanya kita push terus supaya ada peningkatan," ucapnya.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Bulungan AKP Munawan menuturkan jika kehadiran polisi yakni Bhabinkamtibmas di wilayah desa yang memiliki lahan pertanian agar dapat membantu dan memotivasi para petani untuk meningkatkan usaha pertaniannya.

"Selama ini banyak muncul pemasalahan-permasalahan di masyarakat kaitannya dengan lahan terutama yang tumpang tindih," ujarnya.

Kata Munawan, permasalahan masyarakat soal lahan sebenarnya sangat kompleks ada yang tumpamg tindih dengan wilayah transmigrasi ada juga dengan hak guna usaha (HGU) perusahaan.

"Kita hadir untuk menyukseskan program pemerintah di semua bidang, kalau peran kita itu di masalah hukumnya. Salah satunya juga masalah sengketa lahan maka larinya kepada kepolisian," ucapnya.

Baca juga: Terkendala Masalah Anggaran, Pemkab Bulungan Minta Pemerintah Pusat Perbaiki Jalan Menuju KIPI

Masalah yang juga kerap muncul kata Munawan adalah masalah pupuk, terkadang petani sudah mencari di pasaran dan melakukan permintaan melalui pemerintah pun tidak mendapatkannya.

Maka dengan komunikasi antar Forkopimda ini mendapatkan solusi terbaik.

"Pupuk juga kadang jadi masalah, terkadang tidak sampai pada sasaran atau tidak sampai ke tangan petani," ucapnya.

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved