Berita Nunukan Terkini

Wanita Asal Bulukumba Sulawesi Selatan Meninggal di Atas Kapal, Kronologi Menurut Polisi di Nunukan

Warga Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumba Binti Bulong (41), meninggal di atas kapal KM Quen Soya, Sabtu (25/06/2022).

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Amiruddin
(HO/ Alimin)
Petugas bersiap turunkan jenazah Jumba Binti Bulong (41), sebelum diturunkan dari atas kapal KM Quen Soya, Sabtu (25/06), sore. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Seorang wanita bernama Jumba Binti Bulong (41), warga Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, meninggal dunia di atas kapal KM Quen Soya, Sabtu (25/06/2022), sekira pukul 17.00 Wita.

Kepala Kepolisian Sektor Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, AKP Alimin menyampaikan kapal swasta tujuan Parepare itu sempat menunda pelayaran setengah jam setelah dihebohkan dengan berita meninggalnya seorang penumpang di atas kapal.

Menurut Alimin, penumpang tersebut meninggal dunia, lantaran saat naik ke atas kapal kondisinya sedang sakit.

"Almarhumah sedang sakit infeksi pada perutnya dan pihak kapal menyarankan untuk tidak ikut berlayar.

Diarahkan turun untuk berobat, tapi pihak keluarganya tetap menginginkan untuk diikutkan berlayar," kata Alimin kepada TribunKaltara.com, Minggu (26/06/2022), pukul 12.30 Wita.

Baca juga: Cara Jajaran Lapas dan Imigrasi Nunukan Kalimantan Utara Jaga Kebugaran Tubuh di Akhir Pekan

Lebih lanjut Alimin katakan, pihak kapal akhirnya memberikan kebijaksanaan untuk tetap mengizinkan Jumba Binti Bulong itu berlayar.

"Jadi pihak kapal izinkan ikut berlayar setelah ada keterangan dari keluarga almarhumah.

Bahkan pihak kapal membuatkan surat pernyataan sakit kepada almarhumah yang ditandatangani oleh suami dan pengurus tiketnya," ucapnya.

Beberapa jam kemudian, keluarga Jumba Binti Bulong melaporkan kepada pihak kapal bahwa dia dalam kondisi kritis.

Sekira 10 menit kemudian, Tuhan berkehendak lain, Jumba Binti Bulong dilaporkan telah meninggal dunia.

Sekira pukul 17.39 Wita, jenazah Jumba Binti Bulong diturunkan dari atas deck kapal dan dibawa menuju RSUD Nunukan.

"Pihak keluarganya tidak menginginkan adanya visum.

Mereka mengikhlaskan kepergian almarhumah dan hanya meminta surat keterangan kematian," ujarnya.

Alimin menuturkan, pihak keluarga inginkan jenazah Jumba Binti Bulong dibawa ke kampung halaman di Bulukumba dengan menggunakan pesawat terbang.

"Tapi masih menunggu kesepakatan dari pihak keluarga baik uami dan anak termasuk keluarga dari kampung halamannya di Bulukumba," ungkapnya.

(*)

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved