MotoGP

Bagnaia Hadapi Tantangan Berat di paruh musim kedua MotoGP 2022, Konsistensi Anak Didik Rossi Diuji

Pebalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia harus memangkas jarak 66 poin dari Fabio Quartararo demi menjaga asa juara MotoGP 2022.

Instagram @pecco63
Rider Ducati Lenovo Francesco Bagnaia. (Instagram @pecco63) 

TRIBUNKALTARA.COM - Pebalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menghadapi tantangan berat di paruh musim kedua MotoGP 2022, konsistensi anak didik Valentino Rossi diuji.

Sebab, Francesco Bagnaia harus memangkas jarak 66 poin dari Fabio Quartararo demi menjaga asa juara MotoGP 2022.

Jika tak ingin tertinggal jauh, Francesco Bagnaia harus tampil stabil di sisa musim MotoGP 2022 ini.

Performa Francesco Bagnaia selama paruh musim pertama MotoGP 2022 penuh dengan kejutan.

Sepak terjang Francesco Bagnaia penuh liku.

Saat Francesco Bagnaia menggeber motornya di lintasan sirkuit, tidak ada yang meragukan kapasitasnya.

Dengan pembuktian pada musim-musim sebelumnya, Francesco Bagnaia difavoritkan juara bersama Fabio Quartararo (Monster Energy Yamah) dan Marc Marquez (Repsol Honda) di MotoGP 2022.

Namun, awalan Francesco Bagnaia jauh dari kata mulus di MotoGP musim ini.

Francesco Bagnaia kesulitan beradaptasi dengan Ducati Desmosedici GP22.

Sampai-sampai Francesco Bagnaia meminta motor GP22 versi tes akhir musim di Jerez.

Bahkan ketika permintaannya dikabulkan oleh Ducati, Bagnaia masih terseok-seok pada empat balapan pertama.

Performa minor Francesco Bagnaia menimbulkan keraguan.

Baca juga: Quartararo Kian Sial, Gagal dapat Poin di MotoGP Belanda 2022, Kini El Diablo Diganjar Hukuman

Lebih-lebih pembalap Ducati lain, Enea Bastianini (Gresini Racing) bersinar dengan mencetak kemenangan.

Bagnaia baru menemukan kembali penampilan kuatnya dari musim lalu pada seri balap keenam MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez.

Halaman
1234
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved