Pemindahan IKN

Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia di Ibu Kota Nusantara

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah diawali dengan upaya penyelesaian Bendungan Sepaku Semoi dan dilanjutkan dengan pembangunan dasar lainnya.

Editor: Sumarsono
Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
Gubernur Kaltara Zainal Paliwang saat menyerahkan air dan tanah kepada Presiden RI Joko Widodo dalam ritual Kendi Nusantara di titik nol IKN Nusantara, Senin (14/3/2022) lalu. (Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden) 

Oleh: Dr.Isradi Zainal

Rektor Uniba, Ketua Penjamin Mutu PII, Direktur Indeks Survey Indonesia (Insurin)

TRIBUNKALTARA.COM - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah mulai digenjot diawali dengan upaya penyelesaian Bendungan Sepaku Semoi dan dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur dasar.

Dalam kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di IKN Nusantara pada 22 Juni 2022, menyatakan bahwa Bendungan Sepaku Semoi merupakan awal dari pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Presiden bahkan menyarankan agar penyelesaian Bendungan Sepaku  Semoi dipercepat menjadi awal Februari 2023.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadi Mulyono, hingga akhir Juni 2022 sejumlah paket kegiatan IKN dilelang, diantaranya, Kantor Presiden, Istana Negara, lapangan upacara dan jalan.

Dr Isradi Zainal, Calon Wakil Ketua Umum PII Periode 2021-2024.
Dr Isradi Zainal, Calon Wakil Ketua Umum PII Periode 2021-2024. (IST)

Pembangunan infrastruktur di IKN akan diawali dengan pembangunan infrastruktur dasar yang akan dimulai awal Agustus 2022, jika di bulan Juli sudah ada pemenang lelangnya.

Baca juga: IKN Nusantara Penggerak Ekonomi Indonesia Masa Depan

Berdasarkan sumber yang diperoleh dari LPSE Kementerian PUPR, infrastruktur yang akan dilelang dan dibangun tahun ini meliputi:

  • Jalan tol segmen Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang dengan pagu anggaran Rp 2,24 triliun
  • Jalan kerja/logistik Kawasan Inti Pusat Pemerintahan dengan pagu anggaran Rp 193,47 miliar
  • Gedung kantor Presiden dengan pagu anggaran Rp 1,9 triliun
  • Gedung Istana Negara dan lapangan upacara dengan pagu anggaran Rp 1,5 triliun
  • Jalan tol segmen Kaltim Kariangau (Balikpapan - Simpang Tempadung) dengan pagu anggaran Rp 2 triliun.

Untuk kepentingan pembangunan IKN, maka tahun ini pemerintah menyiapkan anggaran Rp 5,3 triliun.

Sementara untuk total anggaran jamak sampai hingga tahun 2024 anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 43 triliun.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved