Berita Nunukan Terkini

Jenazah Samsun Dimakamkan di Tarakan, PKS Kaltara Turun Tangan Urunan Carter Speedboat dari Nunukan

Didiagnosa mengalami gagal jantung.jenazah Samsun dimakamkan di Tarakan, Ketua DPW PKS Kaltara turun tangan urunan carter speedboat dari Nunukan.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
(HO/ Kepala Kepolisian Sektor Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, AKP Alimin).
Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kaltara, M Nasir bersama kader PKS mengantarkan jenazah Samsun ke Pelabuhan PLBL Liem Hie Djung Nunukan, Sabtu (02/07/2022), sore. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Didiagnosa mengalami gagal jantung.jenazah Samsun dimakamkan di Tarakan, Ketua DPW PKS Kaltara turun tangan urunan carter speedboat dari Nunukan.

Samsun (53) merupakan calon penumpang Kapal Pelni yang meninggal dunia di Puskesmas Nunukan, Sabtu (02/07/2022), pukul 12.30 Wita.

Warga Tarakan itu didiagnosa mengalami heart pulmo failure (gagal jantung). Sebelum meninggal dunia, Samsun sempat mengeluhkan sesak nafas saat berada di ruang tunggu (terminal) Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

Seorang tokoh publik di Kaltara yang juga merupakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kaltara, M Nasir turun tangan untuk mengurus pengantaran jenazah Samsun kembali ke rumahnya di Tarakan sebelum dimakamkan.

Baca juga: Peluang Bisnis Es Rumput Laut UMKM Nunukan, Diolah jadi Jus Hingga Sop Buah, Simak Cara Membuatnya

"Saya dapat informasi dari anggota PKS di Tarakan bahwa almarhum itu adalah simpatisan PKS. Saya dapat kabar saat almarhum sudah dibawa ke Puskesmas Nunukan. Jadi saya intruksikan kepada anggota PKS di Nunukan untuk menjenguknya. Tapi sampai sana sudah meninggal dunia," kata M Nasir kepada TribunKaltara.com, Minggu (03/07/2022), sore.

Menurut Nasir, almarhum Samsun rencana merayakan Idul Adha di Mojokerto, Jawa Timur yang merupakan kampung halamannya.

Informasi dari sang istri almarhum, bahwa tak ada gejala sakit yang dikeluhkan Samsun dalam perjalanan Tarakan-Nunukan menggunakan speedboat.

"Mereka mau berangkat ke Balikpapan naik kapal Pelni. Baru lanjut naik pesawat ke Jawa Timur. Tapi tidak dapat tiket kapal di Tarakan. Akhirnya almarhum bersama istri dan satu anaknya yang masih kecil ke Nunukan biar bisa naik KM Lambelu," ucapnya.

Setelah tiba di Nunukan, Samsun beserta anak dan istrinya langsung menuju Pelabuhan Tunon Taka.

Sekira 15 menit berada di ruang tunggu Pelabuhan Tunon Taka, Samsun mengeluhkan sesak nafas kepada istrinya.

Samsun sempat ditangani petugas KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan). Tapi kondisi Samsun terus memburuk, sehingga dirujuk ke Puskesmas Nunukan.

Baca juga: Calon Penumpang Kapal Pelni Asal Tarakan Meninggal Dunia di Nunukan, Sempat Alami Sesak Nafas

"Tidak berapa lama ditangani di Puskesmas Nunukan, Samsun akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Padahal mau dirujuk ke RSUD Nunukan. Almarhum pergi meninggalkan empat orang anaknya," ujar Nasir.

Nasir menyampaikan, pihak keluarga Samsun sepakat bila jenazahnya dimakamkan di Tarakan.

"Akhirnya saya dan teman-teman anggota PKS urunan dana membiayai speedboat yang dicarter untuk pengantaran jenazah Samsun ke Tarakan. Sudah dimakamkan tadi malam," ungkapnya.

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved