Berita Malinau Terkini

Inventarisir Data Pemilih di Malinau, Verifikasi Data Pemilih Meninggal Dunia Terkendala Syarat

Inventarisir data pemilih di Malinau, verifikasi data pemilih meninggal dunia terkendala syarat, KPU Malinau: Pemilih wafat harus ada akta kematian.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI
Rapat Pleno KPU Malinau pada Pilkada 2020 lalu di Kantor Organisasi Wanita di Malinau Kota, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Komisi Pemilihan Umum Malinau menjadwalkan pembaruan data pemilih berkelanjutan secara rutin.

Diantara kesulitas yang dialami KPU menginventarisir data pemilih adalah terkait pemilih yang tidak memenuhi syarat karena dinyatakan meninggal dunia.

Pembaruan data khususnya pemilih meninggal dunia diantara yang mengalami sejumlah kendala.

"Untuk pemilih TMS ini yang paling terkendala soal verifikasinya. Karena kalau pemilih yang meninggal dunia harus ada akta kematian," ujar Ketua KPU Malinau, Lasinias.

Baca juga: Paling Murah Rp65 Ribu Sekilo, Pemasok Beber Harga Bawang Merah Terus Naik di Malinau, Ini Alasannya

Menurutnya, saat ini pihaknya masih menginventarisir data pemilih meninggal dunia. Hanya sebagian kecil dari warga Malinau yang melaporkan hal tersebut.

"Warga ngurus syarat-syarat yang berkaitan dengan keperluan. Sementara Akta Kematian ini jarang diurus. Untuk Pemilih TMS ini kita butuh keabsahannya yaitu akta kematian," katanya.

KPU Malinau berharap warga dapat melaporkan kerabat atau pemilih yang telah dinyatakan meninggal dunia untuk kelancaran pemutakhiran data pemilih.

Baca juga: Masih Menunggu Antrean Penerbangan Perintis, Guru di Malinau Diusulkan Studi Banding ke Sekolah

Sebelumnya, persoalan tersebut juga sempat disinggung Ketua Bawaslu Kaltara, Suryani. Pemilih dinyatakan tidak memenuhi syarat dibuktikan dengan hasil verifikasi.

"Untuk Pemilih ganda, sekarang sudah bisa dideteksi via sistem. Bagian sulitnya ini untuk pemilih meninggal dunia. Karena dibuktikan dengan akta kematian," katanya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved