Berita Kaltara Terkini

Gubernur Zainal Perintahkan Sekprov Tindaklanjuti Kasus Jual Beli Jabatan, Libatkan Oknum PNS BKD

Kasus jual beli jabatan yang mencatut namanya, Gubernur Kaltara Zainal Paliwang perintahkan Sekprov Suariansyah untuk menindaklanjut kasus tersebut.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Sekprov Kaltara Suriansyah saat dikonfirmasi media terkait kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemprov yang melibatkan oknum PNS BKD Kaltara. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Gubernur Kaltara Zainal Paliwang, memerintahkan Sekprov Suriansyah untuk menindaklanjuti persoalan dugaan praktik jual beli jabatan di Pemprov Kaltara.

Gubernur Zainal sebelumnya berkomentar bahwa dirinya telah memberikan peringatan kepada semua pihak agar tidak ada transaksi dalam penempatan jabatan.

Kasus dugaan jual beli jabatan di Pemprov Kaltara melibatkan oknum PNS di lingkungan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Menanggapi hal tersebut, Sekprov Suriansyah mengatakan pihaknya akan melaksanakan rapat internal terkait laporan oknum PNS BKD Kaltara ke Polda Kaltara soal jual beli jabatan tersebut.

Baca juga: Kepala BKD Kaltara Burhanuddin Tegaskan Tak Tahu Menahu Soal Jual Beli Jabatan: Saya Sedang Diklat

"Nanti kita akan koordinasikan dengan para asisten yang membidangi dan perangkat daerah, dari BKD lalu Inspektorat nanti kita kumpulkan," kata Sekprov Suriansyah, Rabu (27/7/2022).

"Utamanya terkait pelantikan kemarin, sebenarnya persoalannya seperti apa," sambungnya.

Baca juga: Namanya Dicatut Oknum PNS dalam Kasus Jual Beli Jabatan, Ini Respons Gubernur Zainal Paliwang

Sekprov Suriansyah memastikan pihaknya akan memeriksa kembali dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pertimbangan penempatan pejabat serta surat keputusan pelantikan.

"Kita akan mintakan dokumennya nanti yang ada di BKD, kita akan bahas dulu kita akan pelajari dulu berkas dokumennya," ujarnya.

Anggota TGUPP Kaltara, Mukhlis Ramlan (tengah) bersama Tim Kuasa Hukum Gubernur Kaltara, Sulaiman (kanan) dalam konferensi pers atas laporan yang dilakukan pihaknya ke Polda Kaltara terkait kasus jual beli jabatan yang diduga melibatkan oknum PNS di Pemprov Kaltara, Minggu (24/7/2022). (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)
Anggota TGUPP Kaltara, Mukhlis Ramlan (tengah) bersama Tim Kuasa Hukum Gubernur Kaltara, Sulaiman (kanan) dalam konferensi pers atas laporan yang dilakukan pihaknya ke Polda Kaltara terkait kasus jual beli jabatan yang diduga melibatkan oknum PNS di Pemprov Kaltara, Minggu (24/7/2022). (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) (Tribun Kaltara)

Terkait pemanggilan oknum PNS BKD Kaltara, Suriansyah mengatakan akan melaksanakannya usai rapat internal bersama.

"Infonya oknum dari BKD, nanti kita panggil berjenjang sesuai jenjangnya kalau ada pegawai-pegawai yang bermasalah," katanya.

Baca juga: Begini Respons Gubernur Zainal Paliwang, Soal Jual Beli Jabatan di Lingkungan Pemprov Kaltara

"Saya upayakan minggu ini sudah dibicarakan, kalau pemanggilan kita lihat setelah ada laporan dari BKD," papar Suriansyah.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved