Berita Nunukan Terkini

Napi Lapas Tarakan Diduga Kendalikan Kurir Sabu 1 Kg dari Tawau, Pelaku Dibekuk Satgas Pamtas

Tiga orang narapidana atau Napi Lapas Tarakan diduga mengendalikan DS, kurir sabu seberat 1 kg dari Tawau, Malaysia yang diamankan Satgas Pamtas.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Sumarsono
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS/ HO/Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit, Letkol Arm Yudhi Ari Irawan saat menggelar press release pengungkapan sabu 1 Kg oleh Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit, di Makotis, Jalan Fatahillah, Kabupaten Nunukan, Jumat (05/08/2022), sore. 

Lalu pada bungkus berikutnya ditemukan barang yang diduga sabu yang dibungkus menggunakan plastik bening berjumlah 21 bal.

Belakangan diketahui paket 21 bal sabu itu beratnya 1.000 gram (1 Kg).

"Tersangka dan barang bukti pun dibawa menuju Makotis untuk diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Nunukan," ujarnya.

Baca juga: Hingga Juni 2022 BNNP Kaltara Berhasil Ungkap 31 Kilogram Sabu, Kasus 22 Kg Lainnya Masih Ditracing

DS Dijanjikan Upah Rp30 Juta

Dari pengakuan tersangka DS, ia dijanjikan upah Rp30 juta begitu paket sabu 1 kg itu diserahkan ke penerima di Tarakan.

Sabu tersebut, rencana akan dijual seharga Rp 27 juta per 1 bal.

"1 Bal ukuran 50 gram. DS bawa 21 paket kalau terjual semua dikalikan aja Rp 27 juta, jadinya Rp 567 juta," imbuhnya.

Kini tersangka DS dan sejumlah barang bukti telah diserahkan ke Polres Nunukan untuk diproses hukum.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan DS, yakni:

- 21 bungkus plastik ukuran sedang warna transparan diduga berisi sabu dengan berat total 1 Kg.

- 2 buah HP

- 1 dokumen paspor dan KTP milik DS

- 1 dompet warna coklat

- 3 kotak susu kedelai soya sebagai pembungkus sabu

- 1 buah tas ransel warna hitam

- Uang tunai Rp 400.000

 

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved