UMKM Kaltara

UMKM Kaltara, Bisnis Kerajinan Manik yang Menjanjikan, Ubah Kopiah Biasa jadi Produk Kreatif

Salah satu UMKM Kaltara yang berkembang pesat sejak pandemi adalah usaha manik dari Icha Silver. Hingga kini ia menelorkan cukup banyak produk baru

Editor: Hajrah
Tangkapan Layar YouTube Tribun Kaltara Official
Pemilik usaha manik-manik khas Kaltara, salah satu UMKM Kaltara yang ada di Bulungan yang fokus memproduksi aneka jenis pernak pernik dari bahan manik saat berbincang dengan Tribun Kaltara di program Rumah UMKM. (Tangkapan Layar YouTube Tribun Kaltara Official) 

Sejak saat itu, Cahyono mengaku usahanya panen luar biasa.

Pengerjaan dikebut dan produksi tanpa henti untuk produk laris konektor masker etnik.

Lalu ia pun merambah produk lain yang sekiranya menarik untuk dikombinasikan sebagai bahan dasar manik.

Seiring dengan pandemi, kemudian ke luar juga instruksi pemerintah di daerah Kabupaten maupun Provinsi untuk memakai aksesoris lokal.

Dari situ Cahyono mengaku makin terpacu untuk membuat banyak produk-produk baru berbahan dasar manik.

Salah satu UMKM Kaltara yang konsisten dengan produk manik-manik khas, Icha Silver saat berbagi soal perjalanan bisnisnya di program Rumah UMKM. (Tangkapan Layar YouTube Tribun Kaltara Official)
Salah satu UMKM Kaltara yang konsisten dengan produk manik-manik khas, Icha Silver saat berbagi soal perjalanan bisnisnya di program Rumah UMKM. (Tangkapan Layar YouTube Tribun Kaltara Official) (Tangkapan Layar YouTube Tribun Kaltara Official)

Pemasaran Kuat Lewat Media Sosial

Media sosial masih jadi tempat pemasaran bagi Cahyono untuk produk-produk Icha Silver.

Baca juga: UMKM Kaltara, Yumna Food kini tak Hanya Produksi Olahan Beku, Mulai Rambah Makanan Siap Saji

Ia juga mengaku aktif melakukan gelar produk di berbagai pameran demi menarik minat pembeli.

Kini dengan semakin banyaknya pelaku usaha yang sama di bidang tersebut, ia berharap dukungan pemerintah dlaam hal mendorong penjualan untuk produk-produk lokal semakin ditingkatkan.

Makna dari Pola  Manik-manik Kalimantan

Perlu diketahui bahwa pada kerajinan tangan manik-manik khas Kalimantan memiliki pola khusus yang berbeda dibanding daerah lainnya.

Terdapat ciri khas yang jika diperhatikan lebih teliti tiap polanya menonjolkan khasanah budaya yang membuat kesan mendalam bahwa tidak akan lengkap rasanya ke Pulau Kalimantan kalau tidak membawa buah tangan seperti manik-manik.

Manik-manik khas Kalimantan milik Cahyono, yang mengelola salah satu UMKM Kaltara di Toko Jl Sabanar Lama, Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Selasa (1/2/2022).(TribunKaltara.com/Maulana Ilhami Fawdi)
Manik-manik khas Kalimantan milik Cahyono, yang mengelola salah satu UMKM Kaltara di Toko Jl Sabanar Lama, Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Selasa (1/2/2022).(TribunKaltara.com/Maulana Ilhami Fawdi) (TribunKaltara.com/Maulana Ilhami Fawdi)

Tahap pengerjaannya juga punya tingkat ketelitian tinggi sama seperti saat membuat kain tenun, bedanya ini menggunakan manik-manik.

Permainan warna pada manik-manik khas Kalimantan juga punya makna sendiri.

Baca juga: UMKM Kaltara, Bisnis Clothing Line Boow Kaos Jajal Produk Baru, Akan Garap Fashion Pria Motif Daerah

Perpaduan warna dari manik-manik Kalimantan dikenal  karena kombinasi warna kontras atau terang seperti merah, kuning, hijau, putih, dan hitam.

Bagi yang belum tahu, penggunaan warna-warna terang ini bagi Suku Dayak dianggap sebagai lambang keharmonisan.

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved