Berita Bulungan Terkini

Januari Hingga Agustus 2022, PN Tanjung Selor Catat 158 Perkara Pidana, Paling Banyak Lalu Lintas

PN Tanjung Selor mencatat Januari hingga Agustus 2022, tercatat sebanytak 158 perkara pidana, paling banyak lalu lintas ada 200 perkara.

TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Suasana kegiatan sosialisasi tentang fasilitas layanan publik oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Selor Kelas 1B yakni Budi Hermanto Jumat (12/8/2022) 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN- Data Pengadilan Negeri Kelas 1B Tanjung Selor di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat Januari sampai Agustus 2022, ada 158 perkara pidana.

" Juli 2022, menduduki angka teratas perkara pidana, itu didominasi perkara lalu lintas Jumlahnya sebanyak 200 perkara," ucap Kepala Pengadilan Negeri Kelas 1B Tanjung Selor Jan Oktavianus, Jumat (12/8/2022).

Menurut Jan Oktavianus, sumbangsih perkara pidana di PN Tanjung Selor terbanyak masih dari Kabupaten Bulungan, sementara dari Kabupaten Tana Tidung (KTT) jumlahnya tergolong kurang.

Baca juga: Update Kasus Tambang Ilegal, Besok Briptu Hasbudi Disidang, PN Tanjung Selor Sebut Digelar Online

"Jadi di KTT dapat kita simpulkan dari sisi edukasi, itu sudah bagus," ujarnya.

Kalau diklasifaksikan secara tingkat pelanggaran pidana, sesuai data SIPP menurut Jan Oktavianus masih didominasi oleh perkara narkotika.

Baca juga: Jan Oktavianus dan Budi Hermanto Resmi Dilantik, Jadi Ketua & Wakil Ketua PN Tanjung Selor 

"Jadi, kalau dipersentasekan, jumlahnya sekitar 70 sampai 80 persen, Sisanya perkara yang lain, seperti asusila, penganinayaan, pencurian dan lain sebagainya," ucapnya.

Terpisah, Kasat Satreskoba Polres Bulungan, AKP Moehamad Hasan Setyabudi menambahkan persoalan perkara narkotika secara khusus di wilayah hukumnya saat ini sedang mencoba menerapkan dari program BNN RI yakni 4PGN.

Suasana kegiatan sosialisasi tentang fasilitas layanan publik oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Selor Kelas 1B yakni Budi Hermanto Jumat (12/8/2022)
Suasana kegiatan sosialisasi tentang fasilitas layanan publik oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Selor Kelas 1B yakni Budi Hermanto Jumat (12/8/2022) (TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI)

"Sekarang itu kan ada program 4PGN yakni pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, jadi masing-masing instansi kepolisian punya program bagaimana mencegah narkoba yang bersarang di wilayah hukum instansi masing-masing, seperti di Kepolisian ada, di sekolah harusnya juga ada untuk penanganan narkoba," ujarnya.

Bahkan, menurut AKP Moehamad Hasan di Kabupaten Bulungan ini pintu masuk peredaran Narkoba sangat banyak.

Baca juga: Sepanjang Tahun 2021, PN Tanjung Selor Klaim Tuntaskan 91,79 Persen Perkara

"Kayak di pelabuhan-pelabuhan kecil tidak resmi itu atau pelabuhan tikus itulah menjadi sering terjadi tempat transaksional narkoba kemudian dimana ada tempat sedang pembangunan proyek biasanya peredaran narkoba sedang terjadi," ucapnya.

(*)

Penulis: Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved