Berita Nunukan Terkini

Danrem 092/Maharajalila Tegaskan Satgas Pamtas yang Baru Jaga Martabat TNI di Perbatasan RI-Malaysia

Danrem 092/ Maharajalila, Brigjen TNI Rifki tegaskan Satgas Pamtas yang baru jaga martabat TNI di perbatasan RI-Malaysia.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Penyerahan cinderamata dari Komandan Korem 092/ Maharajalila Brigjen TNI Rifki kepada Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit Letkol Yudhi Ari Irawan, di lapangan apel Makotis Satgas, Jalan Fatahillah, Nunukan Tengah, Jumat (19/08/2022), siang. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Komandan Korem 092/ Maharajalila Brigjen TNI Rifki menegaskan kepada Satgas Pamtas yang baru agar menjaga martabat TNI di perbatasan RI-Malaysia.

Upacara alih kodal Satgas Pamtas RI-Malaysia dari Yon Armed 18/ Komposit kepada Yonif 621/ Manuntung dan Yon Armed 5/Pancagiri berlangsung di Makotis Satgas, Jalan Fatahillah, Nunukan Tengah, Jumat (19/08/2022), siang.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Rifki.

Diketahui penugasan Satgas Pamtas kali ini dikembalikan seperti sebelumnya menjadi dua batalyon.

Baca juga: Cerita Nakes di Perbatasan, Pernah Rujuk Pasien ke RSUD Nunukan Meski Hadapi Cuaca Ekstrem di Lautan

Upacara alih kodal Satgas Pamtas RI-Malaysia dari Yon Armed 18/ Komposit kepada Yonif 621/ Manuntung dan Yon Armed 5/Pancagiri berlangsung di Makotis Satgas, Jalan Fatahillah, Nunukan Tengah, Jumat (19/08/2022), siang.
Upacara alih kodal Satgas Pamtas RI-Malaysia dari Yon Armed 18/ Komposit kepada Yonif 621/ Manuntung dan Yon Armed 5/Pancagiri berlangsung di Makotis Satgas, Jalan Fatahillah, Nunukan Tengah, Jumat (19/08/2022), siang. (TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS)

 

 

Sebelumnya Satgas Pamtas RI-Malaysia Yon Armed 18/ Komposit memiliki wilayah penugasan hingga ke Kabupaten Malinau dan Kabupaten Kutai Barat.

Sementara sekarang ini ada dua batalyon yang akan menjaga perbatasan. Yonif 621/ Manuntung untuk ketiga kalinya menjaga wilayah perbatasan di Kabupaten Nunukan sedangkan Yon Armed 5/Pancagiri mengambil alih Kabupaten Malinau dan Kabupaten Kutai Barat.

Komandan Korem 092/ Maharajalila Brigjen TNI Rifki mengatakan wilayah perbatasan memiliki arti penting dan strategis dalam mengatasi masalah dan ancaman.

Bentuk tindak kriminal yang umum terjadi di perbatasan kata Rifki terbilang kompleks.

Mulai penyelundupan barang, perdagangan manusia, narkoba, pencurian kayu, dan patok perbatasan yang hilang, rusak, atau bergeser ke wilayah Indonesia ataupun Malaysia.

"Maka dari itu pengamanan perbatasan sangat berperan dalam menjaga keutuhan wilayah dan kedaulatan negara. TNI harus gelar kekuatan di wilayah NKRI dengan mengutamakan tempat yang rawan keamanan, rawan konflik, dan pulau-pulau terpencil," kata Rifki kepada TribunKaltara.com, sore.

Baca juga: 8 Speedboat Reguler Rute Nunukan-Tarakan Dijadwalkan Berangkat Hari Ini, Jumat 19 Agustus 2022

Tak lupa, Rifki menyampaikan ucapan terimakasih yang tulus dan penghargaan kepada Satgas Yon Armed 18/Komposit yang telah melaksanakan tugas pengamanan perbatasan selama 9 bulan.

"Kepada Danyon agar segera lakukan konsolidasi dan upaya peningkatan profesionalisme baik perorangan maupun satuan. Saya ucapkan selamat jalan, selamat kembali ke home base. Sampaikan salam hormat saya kepada keluarga dan prajurit di satuan," ucapnya.

Sementara itu, Rifki meminta kepada seluruh prajurit Satgas Pamtas yang baru, agar mampu memberikan dampak positif bagi kepentingan keamanan di wilayah perbatasan.

Termasuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved