Breaking News:

Kumpulan Pantun

Pantun Diakui Jadi Warisan Budaya Dunia UNESCO, Simak Kumpulan Pantun Berbagai Wilayah di Indonesia

Selain masyarakat Melayu, pantun juga dilestarikan di berbagai wilayah Indonesia seperti masyarakat Betawi, Madura, Jawa, hingga Dayak.

TribunKaltara.com
Ilustrasi - Simak kumpulan pantun dari berbagai daerah di Indonesia, lengkap dari bahasa Madura, Betawi, Jawa, hingga Dayak. 

TRIBUNKALTARA.COM - Simak kumpulan pantun bahasa daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Madura, Betawi, Melayu, dan Dayak.

Saat ini, pantun sudah diakui UNESCO dalam Representative List of the Intagible Cultural Heritage (ICH) of Humanity UNESCO atau Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda tentang Kemanusiaan.

Melansir dari Kompas.com, perjuangan pengusulan pantun ini diinisiasi oleh komunitas pantun dan Asosiasi Tradisi Lisan.

Apresiasi atas penetapan pantun sebagai warisan dunia juga disampaikan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makariem kepada pemerintah Provinsi Riau dan pemerintah Provinsi Kepri.

Hal itu karena Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) dianggap sebagai wilayah yang tetap melestarikan budaya berpantun.

Selain masyarakat Melayu, pantun juga dilestarikan di berbagai wilayah Indonesia seperti masyarakat Betawi, Madura, Jawa, hingga Dayak.

Berikut ini TribunKaltara sajikan kumpulan pantun bahasa daerah dari berbagai wilayah di Indonesia:

Pantun Dayak Bakumpai

1. buayi mahalaw si penda jamban,
jida bahanyi si lauk tapah,
tanayi balawu handak kuman,
mambuka panci nasi e lepah,

Artinya:
Buaya lewat di bawah jamban
Tidak berani ikan tapah
Perut lapar mau makan
Membuka panci nasinya habis

Baca juga: Kumpulan Pantun Persahabatan, Cocok Dijadikan Ucapan Penuh Makna untuk Bestie Tercinta

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved