Berita Tarakan Terkini

Sabu 1 Kilogram Gagal Dikirim ke Kaltim, Empat Kurir Ngakunya tak Diupah, Satu Orang Masih DPO

Empat pelaku kedapatan melakukan penyelundupan sabu-sabu di Perairan Mangkupasi dan berhasil diamankan petugas BNNP Kaltara bersama petugas gabungan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Rilis BNNP Kaltara menghadirkan juga pihak BINDA Kaltara, Ditpolairud Polda Kaltara dan Bea Cukai Tarakan, Kamis (25/8/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN- Total 1.018 gram atau kurang lebi satu kilogram narkotika diduga jenis sabu-sabu berhasil digagalkan penyelundupannya keluar Kaltara oleh personel BNNP Kaltara bekerja sama dengan personel Ditpolairud Polda Kaltara dan Bea Cukai Tarakan serta Binda Kaltara.

Empat orang pelaku yang kini menjalani pemeriksaan sebelumnya berhasil dibekuk petugas karena terlibat membawa sabu-sabu di wilayah Perairan Mangkupadi sekitar pukul 12.30 WITA pada hari Selasa (16/8/2022).

Dikatakan AKBP Deden Andriana, Kabid Pemberantasan BNNP Kaltara dalam rilis pers yang dilaksanakan pada Kamis (25/8/2022) siang tadi, pengungkapan ini adalah kegiatan tim gabungan dari BNNP Kaltara, BINDA Kaltara, Ditpolairud Polda Kaltara dan Bea Cukai Tarakan.

Baca juga: Tak Hanya Ribuan Butir Ekstasi, Polda Kaltara Juga Ungkap Peredaran Sabu di Bulungan dan Tarakan

Empat pelaku tersebut masing-masing berinisial DW, AM, AR dan SD. Dari keempat masing-masing memiliki peran. Pertama kata Deden, DA ditangkap bersama AR di wilayah Perairan Mangkupadi Kabupaten Bulungan Provinsi Kaltara. kedua orang tersebut mendapat barang tersebut dari pria berinisial SD.

“Kemudian SD menyerahkan barang tersebut di rumah ABD atau AR. Kemudian barang tersebut berasal dari BS. Dan BS saat ini sedang dilakukan pencarian karena sampai saat ini belum mendapatkan keberadaaan BS,” jelasnya.

BS juga sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Adapun BB berhasil diamankan 1 plastik diduga narkotika seberat 1 kg dan saat ini menunggu hasil labfor. Kemudian 1 unit speedboat berkapasitas mesin 115 PK dan lima unit handphone.

Baca juga: Gagalkan Peredaran 3,14 Kilogram Sabu dan 4.753 Butir Esktasi dari Malaysia, Polda Kaltara Buru DPO

Dikatakan Deden, sabunya sendiri rencana akan dibawa ke Kaltim dan di sana akan disambut lagi dan saat ini pihaknya juga masih melakukan pendalaman.

“ Kalau sudah sampai ke Kalimantan bisa via darat dan laut. Sabu ini begitu diamankan di hutan bakau disimpan dan diikat di pohon bakau dan sudah ada bekas jejak yang bersangkutan,” urainya.

Ia melanjutkan empat pelaku setelah diinterogasi, pengakuan mereka belum pernah menjadi residivis. “Masih pelaku baru. Dilihat dari perannya semua kurir. Karena pelaku terakhir yang bawa sabu ini disuruh juga oleh orang yang ada di Kaltim. Kecuali yang punya barang asal muasal barang dari si BS ini,” ujarnya.

Rilis BNNP Kaltara menghadirkan juga pihak BINDA Kaltara, Ditpolairud Polda Kaltara dan Bea Cukai Tarakan, Kamis (25/8/2022).
Rilis BNNP Kaltara menghadirkan juga pihak BINDA Kaltara, Ditpolairud Polda Kaltara dan Bea Cukai Tarakan, Kamis (25/8/2022). (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

Ia melanjutkan, pengakuan keempatnya baru satu kali melakukan pengiriman. Adapun penerima sabu di Kaltim saat ini masih belum jelas siapa pelakunya.

“Begitu informasinya sampai ke mereka komunikasi terputus semua. Dan itu sudah sering terjadi. Rata-rata seperti itu permainannya,” ujar AKBP Deden Andriana.

Menyoal upah lanjutnya, keempatnya mengakui tidak diberi upah saat ditanya langsung ke empat tersangka yang ditampilkan dalam rilis.

Baca juga: Dibawa Dalam Gulungan Karpet, Polda Kaltara Gagalkan Peredaran 3,14 Kg Sabu dan 4.753 Butir Ekstasi

“Mereka tidak dikasih upah. Kalau mereka juga koperatif karena yang diamankan pertama dua orang. Dan mereka negative semua pemakai. Hanya kurir semua,” ungkap Deden.

Lebih lanjut kata Deden, lebih detailnya keempatnya belum ingin mengakui.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved