Berita Bulungan Terkini

Aturan Syarat Perjalanan Baru Wajib Booster, Tak Ada Lagi Tes Antigen dan PCR, Komorbid Lakukan Ini

Dalam SE Satgas Covid-19 Nomor 24 Tahun 2022. dikeluarkan aturan baru bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) atau PPDN. 18 Tahun keatas booster.

TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
ilustrasi kegiatan vaksinasi Covid-19 di Pos Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Pemerintah pusat kembali menetapkan aturan terbaru syarat perjalanan untuk menyesuaikan dengan angka perkembangan kasus aktif Covid-19.

Kebijakan ini tertuang dalam SE Satgas Covid-19 Nomor 24 Tahun 2022.

Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Bulungan, dr. Velix Toding Sima saat dikonfirmasi mengaku sudah menerima edaran tersebut. Kebijakan ini telah berlaku efektif per 25 Agustus 2022 kemarin.

Baca juga: Syarat Perjalanan Kini Wajib Booster, Dinkes Kaltara Optimistis Capaian Vaksinasi Dosis 3 Meningkat

“Sekarang ini syarat perjalanan tidak lagi harus melampirkan hasil tes antigen atau PCR (polymerase chain reaction),” ujarnya Senin (29/8/2022).

Sebab, syarat itu diganti dengan mewajibkan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) untuk sudah divaksin booster atau dosis ketiga.

“PPDN dengan usia 18 tahun ke atas wajib telah mendapatkan vaksin dosis ketiga,” ungkapnya.

Baca juga: Syarat Perjalanan Vaksin Booster Berlaku, Bagaimana di Kaltara? Berikut Jawaban KKP Tanjung Selor

Kemudian, PPDN dengan usia 6-17 tahun wajib telah mendapatkan vaksin dosis kedua. Sementara, usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap syarat vaksinasi.

“Untuk PPDN dengan penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi, dikecualikan terhadap syarat vaksinasi. Jadi, tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR atau rapid test antigen. Tetapi, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dapat mengikuti vaksinasi Covid-19,” ungkapnya.

Dengan adanya kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan capaian vaksinasi di Bulungan.

ilustrasi kegiatan vaksinasi Covid-19 di Pos Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan
ilustrasi kegiatan vaksinasi Covid-19 di Pos Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan (TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI)

Apalagi sejauh ini tingkat capaian pemberian vaksin di Bulungan masih relatif lebih rendah.

Hingga saat ini, kata Velix cakupan vaksinasi dosis ketiga di Kabupaten Bulungan baru mencapai 30,15 persen dari total sasaran sebanyak 134.096 orang.

“Untuk dosis satu sudah mencapai 127,02 persen dan dosis dua 73,67 persen. Sementara, untuk capaian vaksinasi booster kedua masih dikisaran 15,16 persen,” ungkapnya.

Baca juga: Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan, PT Pelni Tarakan Siap Terapkan ke Penumpang

Meskipun ketersediaan vaksin masih terbatas. Namun, kata Velix pelaksanaan vaksinasi hingga saat ini masih terus dilakukan secara masif oleh Dinkes Bulungan bersama Binda Kaltara.

“Kita ada dapat bantuan vaksin dari provinsi dan Binda Kaltara. Tetapi, jumlahnya terbatas,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved