Berita Kaltara Terkini

Temukan Penyalahgunaan Narkoba, Masyarakat tak Hanya Lapor ke Polisi, Bisa ke Medsos Polda Kaltara

Sikap aktif masyarakat dibuutuhkan guna menunjang kinerja polisi, untuk itu Kapolda Kaltara Irjen Daniel Adityajaya lapor bila ada peredaran narkoba.

TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR- Kapolda Kaltara Irjen Daniel Adityajaya, mengajak Masyarakat Kaltara untuk aktif melaporkan adanya penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya.

Masyarakat dapat langsung melaporkan poiisi atau ke media sosial (medsos) Polda Kaltara, salah satunya di Instagram Humas Polda Kaltara@polda_kaltara

"Sikap aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung kinerja polisi memberantas kejahatan akibat narkoba," ujarnya Selasa (30/8/2022).

Daniel juga menilai jika Kaltara secara geografis cenderung lebih rawan dalam hal peredaran dan penyalahgunaan narkotika mengingat daerah Bumi Benuanta ini sebagai pintu masuk ke wilayah Indonesia.

Baca juga: Pasang Surut Laut jadi Kendala Ungkap Peredaran Narkotika di Perairan Tarakan, Mapping Wilayah Rawan

“Yaitu tadi, kami akan terus berupaya melakukan langkah preventif dari perbatasan, diawali dengan anggota polisi di wilayah, baik Bhabinkamtibmas, Polsek dan Polres yang ada di Kaltara,” ucapnya.

Termasuk langkah penanggulangan berupa pengungkapan perkara Narkoba juga berbanding lurus.

Perihal ini diakui Daniel jika keterlibatan masyarakat sangat vital karena sejumlah pengungkapan kasus yang ada, berawal dari pengembangan informasi masyarakat.

Baca juga: Libatkan 2 Warga Negara Asing Asal Malaysia Berstatus DPO, Polres Nunukan Ungkap 4 Perkara Narkotika

“Beberapa pengungkapan yang berhasil kita lakukan, menjadi bukti keterlibatan masyarakat sangat berharga,” ujarnya.

Lebih lanjut Daniel, peredaran gelap narkotika selama ini menggunakan cara tertutup dengan sistem terputus.

Kapolres Nunukan AKBP Ricky Hadiyanto mengungkap 4 perkara Narkotika melibatkan 2 orang WNA asal Malaysia yang kini berstatus DPO, Jumat (26/08/2022), siang.
Kapolres Nunukan AKBP Ricky Hadiyanto mengungkap 4 perkara Narkotika melibatkan 2 orang WNA asal Malaysia yang kini berstatus DPO, Jumat (26/08/2022), siang. (TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS)

"Yang ini sehingga, membuat polisi cukup kesulitan mengungkap jaringan besar di belakangnya. Namun dengan segala daya upaya dan perlengkapan yang kami miliki dan ditambah informasi dari masyarakat, bisa cukup efektif untuk melakukan tindakan,” ujarnya.

Daniel juga terus mengikuti perkembangan cara peredaran gelap narkotika yang masih dilakukan sehingga langkah antisipasi dan penanganan bisa terus berjalan efektif.

Baca juga: Hingga Agustus 2022, Polres Malinau Tangani 17 Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Ini yang Paling Besar

“Setiap perkara yang sudah diungkap, pasti kami kembangkan. Dari mana asalnya, ke mana tujuannya, siapa pemilik dan penerima, ada kesamaan atau tidak modus operandinya. Jadi, kita selalu mengikuti dan mempelajari apa peluang yang digunakan pelaku,” ujarnya.

Adapun, Daniel kembali berpesan agar masyarakat Kaltara bisa terus bersinergi dengan kepolisian supaya tidak terjebak pada penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

“Kita harapkan masyarakat terus sampaikan jika ada informasi. Informasi sekecil apapun sudah cukup untuk kami kembangkan. Pesan dari kami juga agar jangan sampai masyarakat ikut terlibat. Karena narkotika ini sangat merusak masa depan bangsa,” ujarnya.

(*)

Penulis: Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved