Berita Daerah Terkini

Residivis Hingga 5 Kali, RS Penggerak Sabu 1 Kg dari Rutan Samarinda Terancam Berbagai Hukuman Berat

Residivis hingga 5 kali alias keluar masuk penjara berulangkali, RS Penggerak Sabu 1 Kg dari Rutan Samarinda Terancam Berbagai Hukuman Berat

TRIBUNKALTARA.COM / RITA LAVENIA
Pengungkapan sabu seberat 1 kilogram dengan 6 tersangka di Mapolresta Samarinda. 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Kepala Rutan Kelas IIA Samarinda, Alanta Imanuel Kataren membenarkan salah satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mereka, yakni RS (42) kembali terlibat penyalahgunaan narkoba.

Di mana narkotika jenis sabu seberat 1007,9 gram bruto yang digerakan RS dari dalam Rutan berhasil diamankan oleh Satresnarkoba Polresta Samarinda pada Kamis (25/8/2022) lalu.

Alanta Imanuel Kataren menjelaskan RS merupakan WBP yang baru masuk 4 bulan lalu setelah mendapat putusan inkracht 10 tahun.

"Dia ini juga merupakan residivis yang sudah lima kali masuk Lembaga Pemasyarakatan di Kalimantan Timur," beber Kepala Rutan Kelas IIA Samarinda yang akrab disapa Alanta ini kepada Tribunkaltara.com, Selasa (30/8).

Baca juga: Polresta dan Rutan Samarinda Gagalkan 1 Kilogram Sabu Beredar di Kutim, 6 Pelaku Berhasil Diamankan

Setelah terbukti kembali terlibat peredaran gelap narkoba, Alanta menegaskan bahwa hak-hak RS sebagai warga binaan dicabut.

Yakni tidak akan mendapatkan remisi, tidak boleh mendapatkan kunjungan dan tidak dapat mengajukan pembebasan bersyarat atau asimilasi.

Bahkan informasi terakhir, RS kini tengah menjalani hukuman tambahan yakni ditempatkan di kamar isolasi selama satu bulan.

"Dari pemeriksaan kami, RS melakukan tindakan tersebut dengan menggunakan alat komunikasi yang diperoleh dari WBP yang telah bebas," ungkapnya.

Atas perbuatannya, selain hak-hak dicabut, Rutan Kelas IIA Samarinda juga berencana mengajukan mutasi RS ke Lapas Nusakambangan.

Baca juga: Sedang Bungkus Sabu di Lokasi Tambang Emas Ilegal Sekatak, Seorang Perempuan Diamankan Polisi

"Ini dilakukan sebagai dukungan Rutan dalam upaya pemberantasan narkoba," tegasnya.

Liputan : Rita Lavenia

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved