Berita Nunukan Terkini

Dapat Beasiswa Lanjutkan Sekolah di Indonesia, Puluhan Pelajar dari Tawau Tiba di Nunukan

Dapat beasiswa lanjutkan sekolah di Tanah Air, puluhan pelajar Indonesia dari CLC Tawau tiba di Nunukan: tersebar di beberapa provinsi di Indonesia.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / FEBRIANUS FELIS
Sebanyak 48 pelajar Indonesia dari beberapa Community Learning Center (CLC), Tawau-Malaysia tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa (06/09/2022), sore. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Sebanyak 48 pelajar Indonesia dari beberapa Community Learning Center (CLC), Tawau-Malaysia tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa (06/09/2022), sore.

Puluhan pelajar Indonesia tersebut merupakan anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang selama ini menyelesaikan pendidikan hingga tingkat SMP di Sabah, Malaysia.

Mereka mendapatkan Beasiswa Yayasan dan Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dari Kemendikbudristek RI melalui serangkaian tes tertulis dan wawancara.

Beasiswa tersebut biasa dikenal dengan sebutan Beasiswa Repatriasi yang diperuntukan bagi pelajar lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikan SMA ke Indonesia.

Baca juga: Tuntutan Mahasiswa Soal Kenaikan BBM, DPRD Nunukan Akui Sudah Bawa ke Pusat: Ini Sudah Kedua Kalinya

Pendamping pelajar Indonesia dari Tawau, Safawi mengatakan 48 pelajar yang tiba sore tadi akan tersebar di dua provinsi yakni Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan Kabupaten Nunukan, Kaltara.

Sementara itu total pelajar yang mendapatkan Beasiswa ADEM untuk melanjutkan SMA di Indonesia tahun ini ada sebanyak 300 siswa.

Sedangkan penerima Beasiswa Yayasan sebanyak 155 siswa.

"Semua siswa itu tersebar di beberapa provinsi di Indonesia. Di Kaltara penerima Beasiswa Yayasan sebanyak 18 siswa. Tadi yang tiba di Nunukan ada 48 siswa. Jumlah siswa yang lanjut sekolah di Kalimantan Selatan ada 19 siswa. Sementara di Kaltara ada 29 siswa," kata Safawi kepada TribunKaltara.com, pukul 18.30 Wita.

Menurut Safawi untuk di Pulau Nunukan ada dua sekolah yang akan menerima pelajar tersebut yakni SMKN 1 Nunukan dan SMAK St Gabriel Nunukan.

Kemudian di Pulau Sebatik ada dua sekolah juga yakni SMKN 1 Sebatik Barat dan SMKS Mutiara Bangsa.

"Nanti mereka akan tinggal di asrama sekolah selama 3 tahun pendidikan. Bagi sekolah yang tidak punya asrama, pihak sekolah itu yang akan mencarikan rumah sewa bagi mereka," ucapnya.

Safawi menjelaskan bahwa penerima Beasiswa ADEM masing-masing akan mendapatkan uang pendidikan sebesar Rp2.000.000 setiap bulan dari pemerintah.

Uang pendidikan tersebut akan diterima dua kali dalam satu tahun.

"Uang itu akan disalurkan melalui sekolah. Nanti sekolah yang olah keuangan siswa yang bersangkutan selama pendidikan 3 tahun. Jadi uang itu untuk keperluan seragam sekolah, makan dan minum, kuota internet, biaya sewa rumah bagi sekolah yang tidak punya asrama, dan lainnya," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved