Berita Tarakan Terkini

Warga Binaan Lapas Tarakan Diamankan Brimob Polda Kaltara, AKBP Sutrisno Hady Beberkan Kronologisnya

Seorang warga binaan keluar dari Lapas Tarakan diamankan Satuan Brimob Polda Kaltara. Kalapas Kelas IIA Tarakan, Arimin sudah diberikan surat izin.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ DOKUMENTASI ANI
Wadansat Brimob Polda Kaltara, AKBP Sutrisno Hady Santoso. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Setelah pihak Lapas Kelas IIA Tarakan memberikan klarifikasi terkait seorang warga binaan keluar dari Lapas Tarakan, kini pihak Satuan Brimob Polda Kaltara ikut memberikan penjelasan kronologis kejadian.

Sebelumnya dalam rilis Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Pol Budi Rachmat membenarkan adanya napi dari Lapas Tarakan diamankan personel Satuan Brimob Polda Kaltara.

Napi berinisial AN alias HN tersebut ternyata diketahui dua kali tersandung kasus narkotika dan saat ini menjalani sisa masa tahanan selama 16 tahun penjara.

Baca juga: Tiga Napi Lapas Tarakan Disebut Pengendali Kurir Sabu, Resnarkoba Polres Nunukan Lakukan Penyidikan

Setelah rilis dikeluarkan pihak Polda Kaltara, awak media meminta klarifikasi kepada pihak Lapas Kelas IIA Tarakan.

Kalapas Kelas IIA Tarakan, Arimin menjelaskan bahwa warga binaanya keluar setelah diberikan surat izin luar biasa olehnya dengan alasan ingin menjenguk anak sakit.

“Jadi bukan yang bersangkutan yang sakit tapi menjenguk anaknya,” jelas Arimin.
Kemudian menyoal kasus tes urine dengan hasil positif, Arimin menjelaskan bahwa itu yang melaksanakan dari pihak Brimob.

Baca juga: Napi Lapas Tarakan Diduga Kendalikan Kurir Sabu 1 Kg dari Tawau, Pelaku Dibekuk Satgas Pamtas

Kini kedua pihak yakni Lapas dan Polda Kaltara telah memberikan klarifikasi. Namun ada dua pernyataan berbeda terkait keberadaan AN alias HN keluar. Jika dari rilis yang dikeluarkan, AN alias HN dalam rilisnya Sabtu (4/9/2022) kepada TribunKaltara.com ingin berobat. Setelah diamankan, yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan surat izin keluar sehingga pihak personel Brimob mengamankan yang bersangkutan.

Oleh pihak Lapas menjelaskan yang bersangkutan ingin keluar karena anaknya baru selesai menjalankan operasi mata dan hendak dijenguk olehnya di kediamannya Jalan Cempaka Kelurahan Karang Anyar.

Dansat Brimob Polda Kaltara, Kombes Pol Noor Hudaya melalui Wadansat Brimob Polda Kaltara, AKBP Sutrisno Hady Santoso menjelaskan, terkait perbedaan statmen tujuan keluarnya AN alias HN pihaknya tidak tahu menahu.

Kegiatan razia gabungan oleh petugas Lapas Kelas IIA Tarakan bersama BNNP Kaltara, hasilnya nihil temuan narkotika. DOKUMENTASI
Kegiatan razia gabungan oleh petugas Lapas Kelas IIA Tarakan bersama BNNP Kaltara, hasilnya nihil temuan narkotika. DOKUMENTASI (TRIBUNKALTARA.COM/ HUMAS LAPAS KELAS IIA TARAKAN)

“Tidak tahu saya siapa yang sakit. Karena yang mengeluarkan keterangan itu kan Lapas. Adapun perkara yang mengeluarkan surat izin kemudian yang memberikan keterangan siapa yang sakit kami tidak tahu,” ujarnya.

Ia kemudian menjelaskan kronologis penangkapan versi yang dihimpun Brimob Polda Kaltara. Kejadiannya pada Sabtu (4/9/2022). Ia menjelaskan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat sebelumnya ada diduga napi berkeliaran, maka pihaknya bergerak langsung melakukan pengamanan dan mengembalikan ke Lapas Kelas IIA Tarakan.

“Di luar itu, kami tidak tahu SOP mereka. Saat diamankan, dia tidak ada pendamping atau pengawal,” jelasnya.

Baca juga: Kurir Sabu Satu Kg Dibekuk Satgas Pamtas di Sebatik, Tiga Napi Lapas Tarakan Disebut jadi Pengendali

Ia juga turut membenarkan, personel melakukan tes urine terhadap napi tersebut dan hasilnya positif. Dasar melakukan tes urine sendiri semua murni inisiatif personel Brimob dan tidak ada laporan sebelumnya diduga menggunakan narkotika.

“Tidak ada laporan sebelumnya. Alasan tim melakukan tes urine karena kan latar belakang yang bersangkutan kan napi narkoba. Ya kita berinisiatif tes urine ternyata positif,” ujarnya.
Ia melanjutkan, adapun informasi laporan dari masyarakat terkait yang beredar dugaan sering keluar, ditegaskan Wadansat pihaknya belum menerima informasi tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved