Berita Kaltara Terkini

Content Creator Kaltara Ipung, Raup Untung dari Endorse hingga Ngaku Malu Dilihat Sang Istri

Simak cerita content creator Kaltara, Purnomo atau akrab disapa Ipung yang raih untung dari endorse.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Purnomo atau akrab disapa Ipung. Content creator lokal dengan konten parodi ciri khas lokal Kaltara. (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Menjadi content creator membawa keberkahan tersendiri bagi Purnomo atau akrab disapa Ipung.

Selain hasil karyanya diapresiasi banyak orang, konten-konten yang digarap olehnya juga menghasilkan uang.

Uang itu dihasilkan dari kerja sama promosi ( endorse ) dari sebuah produk kepada dirinya.

Dengan jumlah pengikut akun Instragam @ipung_ja mencapai 25.000 lebih pengikut, tak ayal akun media sosialnya menjadi medium promosi berbagai produk.

"Endorse itu Alhamdulillah lumayan, bisa sampai puluhan juta kalau sistemnya kontrak dan Alhamdulillah masih berjalan," kata Ipung kepada TribunKaltara.com.

Purnomo atau akrab disapa Ipung. Content creator lokal dengan konten parodi ciri khas lokal Kaltara. (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI dan HO)
Purnomo atau akrab disapa Ipung. Content creator lokal dengan konten parodi ciri khas lokal Kaltara. (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI dan HO) (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI dan HO)

Baca juga: Cerita Ipung, Content Creator Lokal Asal Kalimantan Utara, Terkenal Sejak Pandemi Covid-19 Merebak

Kendati menerima endorse, Ipung memastikan isi konten tetap menghibur lengkap dengan ciri khas lokal Kaltara.

"Sejauh ini, meskipun konten endorse, kita pastikan tetap menghibur.

Jadi endorse kita selip-selipkan, jadi tetap dibawa secara komedilah," katanya.

Ia mengaku penghasilan dari endorse produk cukup menguntungkan, karena itu ia mengatakan mendapatkan dukungan penuh dari keluarga, utamanya dari sang istri.

"Istri saya sangat sangat mendukung, karena ada uangnya ha ha ha," ujarnya.

Kendati mendukung, sang istri jarang terlibat dari proses produksi konten.

Ini dikarenakan dirinya kerap malu jika harus dilihat oleh sang istri saat tengah membuat konten dengan karakter Acil--perempuan dengan logat khas Kaltara yang sehari-hari mengenakan daster.

"Istri mendukung, tapi istri saya tak pernah lihat saya bikin konten, karena karakter saya itukan ada yang namanya Acil.

Itu pakai daster dan saya malu kalau saat buat konten dilihat istri saya," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved