Berita Bulungan Terkini

Angka Inflasi Tanjung Selor Tinggi, Ini Kata Bupati Bulungan Syarwani, Singgung Kenaikan Harga BBM

Angka inflasi Tanjung Selor tinggi, berikut keterangan Bupati Bulungan Syarwani, singgung kenaikan harga BBM: Kita berada di atas rata-rata nasional.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Bupati Bulungan, Syarwani 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Presiden RI Joko Widodo menyoroti tingginya angka inflasi di sejumlah kabupaten kota di Indonesia.

Hal itu disampaikannya dalam Arahan Presiden terkait pengendalian inflasi kepada seluruh kepala daerah di Indonesia pada Senin kemarin.

Salah satu kota yang disorot ialah Tanjung Selor, Bulungan.

Angka inflasi di Ibu Kota Bulungan ini mencapai 7,4 persen atau masuk dalam 10 kabupaten kota dengan angka inflasi tertinggi.

Baca juga: Spesialis Pencuri Kotak Amal Diamankan Polres Bulungan, Beraksi Seorang Diri di Sejumlah Masjid

Suasana parkir kendaraan di lobi pintu utama parkir pasar induk Tanjung Selor Sabtu (2/7/2022) dan pasar sembako di komplek pasar Induk Tanjung Selor.
Suasana parkir kendaraan di lobi pintu utama parkir pasar induk Tanjung Selor Sabtu (2/7/2022) dan pasar sembako di komplek pasar Induk Tanjung Selor. (TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI)

Presiden menekankan, kepala daerah harus segera bertindak mengantisipasi kenaikan angka inflasi tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bulungan, Syarwani, tak mengelak jika angka inflasi di Tanjung Selor memang tinggi.

"Memang kita berada di atas rata-rata nasional," kata Syarwani, Selasa (13/9/2022).

Bupati Syarwani mengatakan, ada sejumlah faktor yang menyebabkan angka inflasi di Tanjung Selor cukup tinggi.

Diantaranya, bahan pokok yang didatangkan dari luar daerah, hingga kenaikan ongkos transportasi dan barang pasca kenaikan harga BBM dua pekan lalu.

"Ada beberapa variabel yang menyebabkan inflasi tinggi, seperti komoditas yang tak bisa dihasilkan di Bulungan, jadi harus didatangkan dari luar seperti Pulau Jawa," katanya.

Baca juga: Info Prakiraan Cuaca Kaltara Selasa 13 September 2022, Bulungan Berawan Pagi dan Siang Hari

"Lalu daging, telur, peternak kita terbebani harga pakan, jadi petani turun minatnya untuk beternak, lalu ongkos transportasi yang naik setelah naiknya harga BBM," sambungnya.

Sejumlah langkah pun akan diambil Pemkab Bulungan menyikapi tingginya angka inflasi di Tanjung Selor. Mulai dari memastikan ketersediaan stok bahan pokok hingga menekan harga lewat operasi pasar.

"Ke depan sayur mayur dan cabai akan kita selesaikan, dan kita pastikan ketersediaan bahan pokok, dengan koordinasi dengan Bulog. Lalu operasi pasar agar menekan harga. Jadi apa yang jadi arahan Presiden tentu jadi PR kita," tutur Syarwani.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved