Berita Bulungan Terkini

Gegara Judi Online, Pria di Tanjung Selor Ini Nekat Curi Kotak Amal di Beberapa Masjid

Satreskrim Polres Bulunga berhasil amankan pelaku pencurian kotak amal di sejumlah Masjid di Tanjung Selor. Ini dilakukan pelaku akibat judi online

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Tersangka pencurian kotak amal, IY, saat dihadirkan dalam pers rilis Satreskrim Polres Bulungan, Selasa (13/9/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Polres Bulungan berhasil mengungkap pelaku pencurian kotak amal dari sejumlah masjid di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara.

Seorang tersangka dengan inisial IY berhasil diamankan oleh pihak Satreskrim Polres Bulungan.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Bulungan, Ipda Bryan Gultom menjelaskan, IY melakukan aksi pencurian akibat bermain judi online.

Baca juga: Spesialis Pencuri Kotak Amal Diamankan Polres Bulungan, Beraksi Seorang Diri di Sejumlah Masjid

Menurut Ipda Bryan, IY memiliki utang akibat judi online, karena tak dapat mengembalikan uang itu, IY nekat mencuri uang dari kotak amal.

"Awalnya dia main judi online tapi kalah dan dia coba lagi dan pinjam uang dari temannya tapi dia kalah lagi," kata Ipda Bryan Gultom, Rabu (13/9/2022).

"Karena kalah dia memikirkan bagaimana caranya mengembalikan uang tersebut, akhirnya dia memutuskan melakukan tindak pidana pencurian di Tanjung Selor," ujarnya.

Baca juga: 11 Kali Mencuri Tabung Gas & 2 Kotak Amal,Polres Bulungan Berhasil Amankan Pelaku, Ini Lokasinya

Setidaknya ada sembilan lokasi yang menjadi sasaran IY dalam mencuri kotak amal di Tanjung Selor, mulai dari masjid hingga kantor pemerintahan.

"Ada berbagai tempat, ada di Mushola di Jalan Mangga Dua, Masjid di Jalan Semangka, kemudian Langgar Nurul Huda, Masjid Jami Jalan Iman Bonjol," katanya.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Bulungan, Ipda Brian Gultom (baju hitam), saat menunjukan barang bukti berupa kotak amal yang dibobol dalam pengungkapan kasus pencurian kotak amal di sejumlah masjid di Tanjung Selor, Selasa (13/9/2022)
Kanit Pidum Satreskrim Polres Bulungan, Ipda Brian Gultom (baju hitam), saat menunjukan barang bukti berupa kotak amal yang dibobol dalam pengungkapan kasus pencurian kotak amal di sejumlah masjid di Tanjung Selor, Selasa (13/9/2022) (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI)

"Kemudian Masjid Nurul Mukhlisin di Pasar Induk, Masjid di Jalan Cempedak dan terakhir di Kantor Disperindagkop Bulungan," jelasnya.

Dari aksi itu, IY setidaknya berhasil mengumpulkan uang hingga jutaan rupiah, di mana uang tersebut kembali digunakan sebagai modal untuk berjudi online.

Baca juga: Ubrak-abrik Rumah Tetangga, 2 Pria Diamankan Satreskrim Polres Nunukan Atas Tuduhan Pencurian, 1 DPO

Kini, IY harus menerima nasibnya menjadi tahanan Polres Bulungan, atas perbuatannya ia dijerat dengan pasal berlapis.

"Atas perbuatannya dikenakan pasal pencurian dalam keadaan memberatkan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 363 ayat 2 KUHP atau pasal 363 ayat 1 ke-3, dan ke-5 juncto pasal 65 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama selama 9 sembilan tahun penjara," tutur Ipda Bryan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved