Berita Bulungan Terkini

Atasi Inflasi Tinggi, Bupati Bulungan Syarwani Akan Sebar 1.000 Bibit Cabai ke Warga Tanjung Selor

Atasi Inflasi Tinggi, Bupati Bulungan Akan Sebar 1.000 Bibit Cabai ke Warga Tanjung Selor, Syarwani: Rekomendasinya adalah operasi pasar.

(HO/Rahmat)
Ilustrasi tanaman cabai di perkebunan cabai. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Bupati Bulungan Syarwani memastikan pihaknya akan mengambil langkah untuk menurunkan tingkat inflasi di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara.

Diketahui, Kota Tanjung Selor menjadi sorotan Presiden RI setelah masuk dalam 10 besar nasional kabupaten kota di Indonesia dengan angka inflasi tertinggi.

Di mana angka inflasi di Tanjung Selor menyentuh angka 7,4 persen.

Menurut Syarwani, Pemkab Bulungan menargetkan angka inflasi segera turun, setidaknya menyamai angka rata-rata nasional atau di bawahnya.

"Tentu ada langkah-langkah yang harus kita lakukan," kata Bupati Bulungan, Syarwani, Rabu (14/9/2022).

Baca juga: Perkiraan Cuaca Kaltara Rabu 14 September 2022, Waspada Hujan Lebat Malam Hari di Bulungan

Syarwani mengatakan, salah satu langkah yang dilakukan ialah dengan membagikan ribuan bibit cabai kepada warga di Tanjung Selor.

Harapannya warga Tanjung Selor dapat memenuhi kebutuhan cabai dari pekarangan rumahnya sendiri, sebab komoditas cabai kerap menjadi penyumbang besar dalam kenaikan angka inflasi.

"Saya juga perintahkan Dinas Pertanian untuk menyiapkan 1.000 bibit cabai dan akan kita bagikan, jadi warga Tanjung Selor dapat menanam cabai di pekarangan rumah," katanya.

"Jadi masyarakat tidak terjadi kekurangan atau kelangkaan untuk cabai," sambungnya.

Tak hanya membagikan ribuan bibit cabai, dirinya mengatakan, operasi pasar jadi salah satu opsi untuk mengendalikan harga bahan pokok yang kadung tinggi di pasaran.

Baca juga: Angka Inflasi Tanjung Selor Tinggi, Ini Kata Bupati Bulungan Syarwani, Singgung Kenaikan Harga BBM

Selain itu, ia juga memerintahkan jajaran dinas untuk mengkoordinasikan distributor barang di Bulungan agar tak menunda pengiriman barang, tujuannya agar alur distribusi tak terganggu dan ketersediaan stok terjaga.

"Salah satu rekomendasinya adalah operasi pasar, dan mendorong distributor segera mendistribusikan barangnya, jadi masyarakat tetap mudah mendapatkan barang artinya distribusi barang lancar," tuturnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved