Berita Tarakan Terkini

Update Kasus Anak Habisi Ibu Kandung Libatkan Psikolog, Pelaku Pernah Jadi Pasien ODGJ

Kasat Reskrim Polres Tarakan, IPTU Muhammad Aldi, pihaknya juga melibatkan psikolog dan psikiater karena berkaitan hasil pemeriksaan terhadap pelaku.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Kasat Reskrim Polres Tarakan, IPTU Muhammad Aldi Kutmansudi Arisawan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Update terbaru kasus menghabisi ibu kandung berinisial SA oleh tersangka MS, yang merupakan anak dari korban masih diproses di Reskrim Polres Tarakan.

Dikatakan Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia melalui Kasat Reskrim Polres Tarakan, IPTU Muhammad Aldi, pihaknya juga melibatkan psikolog dan psikiater karena berkaitan hasil pemeriksaan terhadap tersangka. Diakuinya pada kasus ini, harus dilakukan treantment lebih.

“Untuk mengungkap motif lain dari si pelaku,” ujarnya.

Baca juga: Anak Tega Habisi Nyawa Ibu Kandung di Tarakan, Sakit Hati karena Dilarang Menikah

Adapun dugaan gangguan mental dan benarkan pernah dirawat di RSUD Ruang Teratai, IPTU Muhammad Aldi membenarkan hal tersebut.

“Informasi itu memang sudah kami dapatkan namun itu tadi, ke depan kami akan lakukan pemeriksaan psikolog dan psikiater. Proses pemeriksaan didampingi para ahli tersebut dan parah ahli ini bisa melakukan observasi terhadap yang bersangkutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, mengenai surat keterangan dari rumah sakit, sampai saat ini pihaknya belum menerima.

Baca juga: Curhat Pilu Rohimah Terpaksa Jual Rumah Demi Penuhi Kebutuhan Anak, Kiwil Malah Bangun Hunian Baru

“Tapi kami dapat informasi betul adanya (pelaku pernah menjadi pasien di Ruang Teratai RSUD dr.H.Jusuf SK,” bebernya.

Untuk diketahui, Ruang Teratai adalah ruangan khusus disiapkan untuk pasien yang mengalami kondisi gangguan kejiwaan.

Lebih jauh membeber kembali kronologis yang terjadi, pisau yang digunakan tersangka MS dari dalam rumah dan sudah dilakukan olah TKP oleh pihaknya.

Lokasi TKP di Kelurahan Juata Laut, Tarakan pasca insiden anak bunuh ibu pada Sabtu (10/9/2022). Pelaku MS yang sudah ditetapkan tersangka diamankan polisi. (DOKUMENTASI HUMAS POLRES TARAKAN)
Lokasi TKP di Kelurahan Juata Laut, Tarakan pasca insiden anak bunuh ibu pada Sabtu (10/9/2022). Pelaku MS yang sudah ditetapkan tersangka diamankan polisi. (DOKUMENTASI HUMAS POLRES TARAKAN) 

“Ditunjukkan di mana pisaunya. Dia kooperatif dan apapun kami tanyakan dijawab dengan baik terhadap yang bersangkutan,” ungkapnya.

Adapun untuk data berapa lama dia menjadi pasien di RS Teratai masih dilengkapi pihaknya. Secara fisik surat belum diperoleh pihaknya.

Saat kejadian pun mereka korban dan tersangka hanya berdua dalam rumah.

Baca juga: Sempat Curhat Rindu Anak, Nassar Akhirnya Bertemu sang Putera, Muzdalifah: dengan Izin Allah

“Jadi tersangka masuk dalam kamar baru kunci pintu baru lakukan aksinya,” beber IPTU Muhammad Aldi.

Adapun lanjutnya, pihak keluarga bukan menolak untuk divisum, dan sudah dilaksanakan pihaknya. Pihak keluarga memperbolehkan melakukan visum di rumah duka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved