Liga Champions

Chelsea Ditahan Imbang Salzburg di Liga Champions, Begini Respon Graham Potter

Graham Potter menyebut permainan Chelsea cukup fantastis saat ditahan imbang Salzburg pada laga Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis (15/9/2022).

Twitter/@ChelseaFC
Raheem Sterling menceploskan bola ke gawang Salzburg pada matchday kedua Liga Champions, Kamis (15/9/2022). (Twitter/@ChelseaFC) 

TRIBUNKALTARA.COM - Graham Potter menyebut permainan Chelsea cukup fantastis saat ditahan imbang Salzburg pada laga Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis (15/9/2022).

Meski begitu, Graham Potter mengaku sedikit kecewa atas raihan 1 poin di laga debutnya sebagai pelatih Chelsea.

Padahal, Graham Potter telah menargetkan membawa Chelsea meraih kemenangan, namun yang terjadi hanya mendapat 1 poin.

Apalagi Chelsea bermain di kandang dan 1 poin ini diamankan setelah laga pembuka kalah atas Dinamo Zagreb.

Alhasil klub berjuluk The Blues kini masih menempati juru kunci grup E Liga Champions dengan 1 poin.

Debut Graham Potter di Chelsea saat melawan Salzburg
Debut Graham Potter di Chelsea saat melawan Salzburg pada matchday kedua Liga Champions, Kamis (15/9/2022).

Baca juga: Live Streaming AC Milan vs Dinamo Zagreb di Liga Champions, Hati-hati Tergelincir seperti Chelsea

Adapun Salzburg berada di atas Chelsea, yaitu posisi ketiga dengan torehan 2 poin hasil dari 2 imbang beruntun.

"Kami frustrasi hanya dengan satu poin," buka Graham Potter dikutip dari laman Chelsea.

“Saya pikir penerapan dan sikap para pemain sangat fantastis dan saya sangat menikmati bagaimana mereka bermain.

"Kami memasukkan Raheem Sterling ke dalam beberapa situasi satu lawan satu yang bagus, terutama di babak pertama."

"Mereka mendapat beberapa blok bagus tapi kami mencetak gol, kemudian dalam periode permainan di mana kami tidak benar-benar mengendalikannya," lanjut Graham Potter.

Baca juga: Salzburg Ujian Perdana Potter di Chelsea, Janji Terapkan Gaya Main Menghibur di Liga Champions

"Kami mengakui itu mengecewakan tetapi itu bisa terjadi pada level ini.

"Kiper mereka membuat beberapa penyelamatan bagus tapi pada akhirnya kami mungkin membutuhkan gol kedua dan itu tidak datang jadi kami kecewa dengan satu poin," aku Graham Potter.

Lebh lanjut, arsitek berusia 47 tahun itu beralih membahas Chelsea yang menempati dasar klasemen.

Menurutnya, posisi tim sekelas Chelsea tidak semestinya berada di tempat tersebut dan fakta lainnya bahwa calon lawan di Liga Champions sekarang sangat sulit diprediksi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved