Berita Tarakan Terkini

Kendalikan BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pencatatan Nopol Kendaraan dan Scan QR Code Sudah Dimulai

Kendalikan Bahan Bakar Minyak atau BBM Subsidi tepat sasaran, pencatatan nomor polisi ( Nopol) kendaraan dan scan QR code sudah dimulai.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
DOKUMENTASI PERTAMINA
Aktivitas di SPBU yang ada di wilayah Kalimantan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Progres penerapan sistem pencatatan nomor polisi kendaraan oleh petugas SPBU di wilayah Kalimantan sudah mulai berjalan.

Ini sebagai upaya menjaga pasokan BBM subsidi agar tepat sasaran. Dikatakan Area Manager Communication & CSR Regional Kalimantan, Susanto August Satria, sistem pencatatan nopol ini berfungsi untuk memastikan identitas kendaraan dan jumlah BBM subsidi yang dibeli sesuai dengan aturan yang berlaku serta tepat sasaran.

“Namun bagi masyarakat yang sudah mendaftar program subsidi tepat dan memiliki Barcode/ QR Code, pengendara cukup menunjukkan barcode tersebut kepada operator untuk dilakukan scan melalui alat EDC sebelum membeli BBM subsidi,” beber Susanto August Satria.

Susanto August Satria membenarkan bahwa Pertamina mulai membiasakan pelayanan dengan sistem pencatatan nopol maupun penggunaan barcode subsidi tepat.

Baca juga: Perdana, Bea Cukai Tarakan Lepas Ekspor Rumput Laut ke Vietnam, Langkah Awal UMKM Go Internasional

Susanto August Satria, Area Manager Communication and CSR Regional Kalimantan. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Susanto August Satria, Area Manager Communication and CSR Regional Kalimantan. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH (TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH)

“Apabila masyarakat sudah mendaftar di subsiditepat.mypertamina.id dan sudah menerima QR Code atau barcode, maka pengendara cukup menunjukkan barcode tersebut di setiap transaksi BBM subsidi,” paparnya.

Dijelaskan bahwa barcode tersebut sudah berisi identitas kendaraan sehingga tidak perlu lagi dilakukan pencatatan nopol.

“Apabila sudah memiliki barcode maka tinggal tunjukkan ke operator SPBU, lebih mudah dan tidak memakan waktu. Hal ini agar masyarakat terbiasa bertransaksi dengan scan barcode jika suatu saat nanti diterapkan,” tegas Satria.

Ia juga mengimbau bagi masyarakat yang belum memiliki barcode, untuk segera mendaftar ke program subsidi tepat.

Pertamina menyediakan tiga acara untuk melakukan registrasi, yakni pertama, bisa mendaftar ke website subsiditepat.mypertamina.id. Kedua bisa melalui aplikasi MyPertamina. Dan ketiga bisa datang langsung ke booth subsidi tepat yang tersedia di SPBU.

Baca juga: Disdikbud Tarakan Miliki 641 Tenaga Honorer, Budiono Tegaskan Semua Harus Ikut PPPK

“Selanjutnya, apabila pengendara lolos verifikasi akan dikirimkan barcode yang dapat digunakan untuk melakukan pembelian BBM subsidi di SPBU,” urainya.

Dalam hal ini lanjut Satria sapaan akrabnya, Pertamina mengajak masyarakat mampu untuk mengonsumsi bahan bakar non subsidi yakni Pertamax Series dan Dex Series, agar BBM subsidi dapat disalurkan tepat sasaran.

“ Bagi masyarakat yang memiliki kendala terkait pelayanan dan produk dari Pertamina, dapat menghubungi kontak Pertamina di 135 atau mengunjungi website resmi www.pertamina.com,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved