Liga Italia

Sergino Dest Biang Kerok Kekalahan AC Milan dari Napoli, Pioli Pasang Badan Bela Sang Pemain

Stefano Pioli pasang badan membela Sergino Dest yang dianggap menjadi biang kerok kekalahan AC Milan dari Atalanta di Liga Italia, Senin (19/9/2022).

Twitter/@sscnapoli
Sergino Dest dianggap menjadi biang kerok kekalahan AC Milan dari Atalanta di Liga Italia, Senin (19/9/2022). (Twitter/@sscnapoli) 

“Ini mengecewakan, karena (hasil) malam ini bisa terjadi ketika lawan bermain lebih baik, tetapi dalam hal ini kami seharusnya tidak kalah," katanya seperti dikutip dari Football Italia.

"Saya harap kami akan belajar dari (hasil) ini untuk lebih klinis di depan gawang."

"Karena kami melakukan segalanya dengan benar kecuali kesalahan dan kurangnya determinasi di kedua area penalti."

“Saya mungkin datang ke sini dan mengatakan saya sangat senang karena kami bermain lebih baik dari Napoli."

"Kami menciptakan banyak peluang, tetapi mengingat kami adalah satu-satunya tim yang tidak terkalahkan di lima liga top Eropa selama 22 putaran, lebih lama dari Bayern Munich, Manchester City dan Real Madrid, sayang sekali kehilangannya dengan penampilan seperti itu,” ujarnya.

Absennya Rafael Leao pada akhirnya jauh lebih dirindukan AC Milan dibanding ketidakhadiran Victor Osimhen oleh Napoli.

Peran Rafael Leao di Rossoneri, faktanya, tak bisa digantikan oleh Alexis Saelemaekers.

“Pada gol Simeone, kami memiliki terlalu banyak pemain penyerang dengan bola, yang memaksa Messias untuk bertahan lebih dalam, yang membuat Mario Rui bergerak bebas.

“Sulit untuk menyalahkan pergerakan pertahanan kami saat Napoli hanya benar-benar memiliki peluang itu."

"Saya lebih kecewa tentang kurangnya peluang yang bisa kami konversi (jadi gol)."

"Kami mengizinkan sangat sedikit tim yang biasanya menciptakan dan mencetak banyak gol."

"Memang benar kami kebobolan terlalu banyak saat ini dan perlu memperbaikinya, tetapi kekhawatiran saya lebih di depan,” katanya.

Stefano Pioli mengganti Simon Kjaer dan Davide Calabria di babak pertama, keduanya mendapat kartu kuning karena melakukan pelanggaran terhadap Kvicha Kvaratskhelia.

“Saya menarik ke luar (Simon) Kjaer karena dia mendapat kartu kuning dan dengan begitu banyak ruang di belakang kami seperti cara kami bermain.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved