Berita Daerah Terkini

Hari Keempat Pencarian Sultan Belum Ditemiukan, Nelayan Tenggelam di Sungai Anggana

Dalam proses pencarian Sultan yang merupakan nelayan tenggelam di Sungai Anggana Kukar, Tim SAR BPBD sempat menghentikan, karena cuaca hujan.

Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO-BPBD Kukar
BPBD Kukar berkoordinasi dengan Unit Siaga SAR Samarinda untuk melakukan pencarian terhadap nelayan hilang di Anggana 

TRIBUNKALTARA,COM, TENGGARONG- Tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Ketanegara (Kukar) Provinsi Kaltim melakukan pencarian terhadap seorang nelayan bernama Sultan tenggelam di Sungai Anggana.

Proses pencarian nelayan berusia 40 tahun ini mulai dilakukan tadi pagi, Selasa (20/09/2022) 

Koordinator SAR BPBD Kukar Eko Surya Winata  melaporkan, pencarian Sultan ini merupakan hari keempat.

Baca juga: KRONOLOGI ABK Tenggelam di Sungai Sesayap Kabupaten Malinau Ditemukan, Usai Dua Hari Pencarian

Dalam proses pencarian, tim gabungan sempat menghentikan sementara karena keadaan cuaca sedan hujan. Sehingga tim berteduh sambil menunggu cuaca membaik.

Menurut Eko, sesuai arahan Basarnas Kalimantan Timur, pencarian terhadap korban diperluas hingga 5 kilometer ke arah hilir dari lokasi pencarian sebelumnya yakni 3 kilometer.

"Area pencarian diperluas menuju area luar, arah laut. Dilakukan dengan menggunakan armada yang lebih besar," ujarnya.

Baca juga: Kabar Pencarian ABK Tenggelam di Pelabuhan Kelapis Malinau, Korban Ditemukan sudah Tak Bernyawa

Sepertia diketahui, Sultan (40) dikabarkan tenggelam di pesisir laut Tanjung Aju, Desa Tani Baru, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara pada Jumat (16/9/2022), sekira pukul 12.00 Wita,.

Saat itu korban menggunakan kapal ketinting berangkat ke Muara Ilo, Desa Tani Baru, Kecamatan Anggana.

Kukar berkoordinasi dengan Unit Siaga SAR Samarinda untuk melakukan pencarian terhadap nelayan hilang di Anggana.
BPBD Kukar berkoordinasi dengan Unit Siaga SAR Samarinda untuk melakukan pencarian terhadap nelayan hilang di Anggana. (TRIBUNKALTIMCO/ HO-BPBD Kukar

Korban berencana akan menjual hasil tangkapannya ke pengepul. Namun sampai sore hari korban belum kembali ke rumah.

Pihak keluarga di rumah pun merasa resah karena korban tak pulang-pulang seharian. Akhirnya, dilakukan pencarian bersama warga.

Baca juga: Pencarian Anak Buah Kapal yang Tenggelam di Kelapis Malinau Masih Nihil, Berikut Keterangan Polisi

Pencarian terhadap korban dilakukan di sekitar sungai dan pesisir laut Tanjung Aju. Namun, saat dilakukan penyisiran, keluarga menemukan kapal ketinting yang digunakan korban dalam keadaan terbalik.

Kini, BPBD Kukar bersama Unit Siaga SAR Samarinda telah berada di lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban yang hilang.

"Sampai sekarang pencarian masih terus dilakukan. Tim Satgas BPBD juga terus berkoordinasi dengan anggota Unit Siaga SAR di pangkalan TNI AL," pungkasnya.

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved