Liga Italia

Krisis Juventus usai Kalah di Liga Italia, Manajemen Terbelah, Beda Sikap soal Pemecatan Allegri

Krisis Juventus semakin parah usai kalah di Liga Italia Serie A, Andrea Agnelli beda sikap dengan wakilnya soal rencana pemecatan Massimiliano Allegri

Kolase TribunKaltara.com / juventus.com
Juventus dilanda krisis di Liga Italia. Manajemen dilaporkan terpecah menjadi dua kubu terkait gagasan pemecatan Massimiliano Allegri. 

TRIBUNKALTARA.COM - Juventus dilanda krisis, mananjemen klub raksasa Liga Italia ini terpecah menjadi dua kubu, ada beda pandangan soal rencana pemecatan Massimiliano Allegri.

Situasi Juventus memang tidak stabil menyusul kekalahan di markas sendiri dari klub promosi Liga Italia Serie A, AC Monza pada Minggu (18/9/2022).

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri dianggap sebagai biang kerok atas kemunduran Dusan Vlahovic dkk di awal musim ini.

Juventini, julukan penggemar Juventus, beberapa hari belakangan terus menyuarakan pemecatan Massimiliano Allegri.

Kericuhan tidak hanya datang dari para penggemar, Corriere dello Sport melaporkan manajemen Bianconeri dikabarkan pecah menjadi dua kubu.

Baca juga: Petinggi Juventus Kekeuh Pertahankan Allegri Tangani Vlahovic dkk, Ini Alasan Manajemen Klub

Presiden Juventus, Andrea Agnelli bersikeras mempertahankan jabatan Massimiliano Allegri di kursi pelatih.

Sebaliknya wakil presiden Juventus, Pavel Nedved mendorong pemecatan pelatih 55 tahun tersebut demi mengembalikan tim ke tren positif.

Nedved sepertinya enggan mengulang masa kelam Juventus saat dirinya menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih menggantikan Maurizio Sarri pada 2020.

Juventus tidak bisa asal pecat Allegri

Sedangkan menurut Andrea Agnelli pemecatan Massimiliano Allegri tidak bisa dilakukan dengan gegabah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved