Berita Kaltara Terkini

Tekan Ongkos Transportasi, Disperindagkop Kaltara Usulkan Mobil Inflasi untuk Angkut Bahan Pokok

Kepala Disperindagko Kaltara Hasriyani mengatakan, kenaikan harga bahan pokok akibat kenaikan biaya transportasi.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Ketua DPRD Kaltara Albertus Stefanus Marianus dan Kepala Disperindagkop Kaltara, Hasriyani, saat berbincang dengan pedagang di bawang merah saat meninjau harga bahan pokok di Pasar Induk Tanjung Selor, Selasa (20/9/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Kepala Disperindagkop Kaltara, Hasriyani, mengakui adanya kenaikan harga sejumlah komoditas bahan pokok di Bulungan, Kaltara.

Hal itu ia ungkapkan usai meninjau harga bahan pokok bersama Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kaltara di Pasar Induk Tanjung Selor, Selasa (20/9/2022).

Hasriyani mengatakan, kenaikan harga bahan pokok terjadi akibat kenaikan biaya transportasi dan bukan terletak pada naiknya harga komoditas.

Baca juga: DPRD Kaltara Tinjau Pasar Induk Tanjung Selor, Albertus Stefanus: Kita Cari Informasi Harga

Hal itu terjadi karena masih banyak bahan pokok yang ada di Kaltara didatangkan dari daerah di luar Kaltara, seperti dari Berau dan Samarinda, Kaltim.

Menurut Hasriyani, ada sejumlah langkah yang diusulkan agar ongkos transportasi dapat ditekan. Salah satunya dengan turut serta dalam proses distribusi bahan pokok yang kemudian harga jualnya diatur oleh pemerintah.

Baca juga: Harga Ikan Segar Naik, Pedagang Ikan di Pasar Induk Tanjung Selor Keluhkan Sepi Pembeli

Kata Hasriyani, distribusi itu dapat dilakukan jika Pemprov Kaltara memiliki mobil pengangkut bahan pokok seperti truk, yang ia sebut sebagai mobil inflasi.

"Ke depan kami minta agar ada mobil inflasi, jadi mobil inflasi daerah itu, kita nanti punya truk," kata Hasriyani, Selasa (20/9/2022).

Kepala Disperindagkop Kaltara, Hasriyani
Kepala Disperindagkop Kaltara, Hasriyani (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI)

"Karena kan barang-barang dari luar semua kan seperti dari Samarinda, jadi tidak menutup kemungkinan kita ambil dari luar dan serahkan ke pedagang. Tapi dengan kontrol pemerintah, jadi itu ada intervensi pemerintah di sana," ungkapnya.

Hasriyani bilang, dengan adanya mobil inflasi yang harganya diatur oleh pemerintah, maka para distributor bahan pokok lainnya akan melihat kewajaran harga jual di pasaran.

Baca juga: Pendistribusian Bahan Pokok 13 Desa di Krayan Terganggu, Jalan Penghubung Putus Akibat Longsor

Pihaknya pun berharap usulan mobil inflasi tersebut mendapatkan dukungan dari DPRD Kaltara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved