Berita Nunukan Terkini

Pro dan Kontra Anggota DPRD Nunukan, Soal Isu Penambahan Jumlah Kursi di Parlemen

Disdukcapil) Kabupaten Nunukan merilis jumlah penduduk di daerah untuk semester I 2022 bertambah menjadi 200.138 jiwa. Berati ada penambahan kursi.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Ketua Komisi III DPRD Nunukan dari Dapil II (Sebatik Timur), Hamsing. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Pro kontra anggota DPRD Nunukan terkait isu penambahan jumlah kursi di parlemen.

Sebelumnya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nunukan merilis jumlah penduduk di daerah untuk semester I 2022 bertambah menjadi 200.138 jiwa.

Sesuai Pasal 134 ayat (2) huruf c UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, kabupaten/ kota dengan jumlah penduduk lebih dari 200.000 orang sampai dengan 300.000 orang memperoleh alokasi 30 kursi.

Baca juga: Soal Potensi Penambahan Jadi 30 Kursi di DPRD, KPU Nunukan Tunggu DAK 2 KPU RI

Sementara saat ini di DPRD Nunukan ada sebanyak 25 kursi dengan tiga daerah pemilihan (Dapil).

Ketua Komisi III DPRD Nunukan dari Dapil II (Sebatik Timur), Hamsing mengatakan sudah semestinya ada penambahan alokasi 30 kursi di parlemen, lantaran jumlah penduduk di Kabupaten Nunukan bertambah menjadi 200.138 jiwa.

"Payung hukumnya sudah jelas. Lalu penambahan kursi itu dalam rangka memaksimalkan perjuangan anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat yang diwakili. Itu urgensinya," kata Hamsing kepada TribunKaltara.com, Rabu (21/09/2022), pukul 11.30 Wita.

Baca juga: Hadiri Rakerwil Partai Perindo Kaltara, TGB Ungkap Target Perolehan Kursi di Pemilu 2024

Diketahui jumlah kursi dari tiga Dapil yang ada di Kabupaten Nunukan yakni Dapil I (Nunukan dan Nunukan Selatan) sebanyak 11 kursi.

Dapil II (Sebatik, Sebatik Barat, Sebatik Tengah, Sebatik Timur, Sebatik Utara) sebanyak 6 kursi.

Dapil III (Sei Menggaris, Tulin Onsoi, Sebuku, Sembakung, Sembakung Atulai, Lumbis, Lumbis Ogong, Krayan, Krayan Timur, Krayan Barat, Krayan Tengah, dan Krayan Selatan) sebanyak 8 kursi.

Mengenai potensi perombakan Dapil karena adanya penambahan alokasi kursi, kata Hamsing itu tidak perlu dilakukan.

Rapat dengar pendapat di Ruang Ambalat I DPRD Nunukan belum lama ini.
Rapat dengar pendapat di Ruang Ambalat I DPRD Nunukan belum lama ini. (TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS)
Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved