Berita Tarakan Terkini

Kerusakan Alat, Investor Belum Operasikan Pabrik Rumput Laut di Tarakan, Walikota Harap Bisa Ekspor

Pemkot Tarakan sudah memiliki pabrik rumput laut. Hanyaa saja investor belum ada yang berminat, karena adanya beberapa kerusakaan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Ilustrasi rumput laut di Kelurahan Pantai Amal potensi diolah menjadi bahan setengah jadi. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Target ke depan ekspor rumput laut bukan lagi dalam bentuk mentah melainkan bahan setengah jadi salah satunya berbentuk chip dan tepung karagenan.

Dikatakan Walikota Tarakan Khairul membenarkan hal tersebut dan diharapkan dari Tarakan, Kalimantan Utara bisa memproduksi dalam bentuk jadi tersebut.

Apalagi Kaltara memiliki potensi rumput laut cukup besar jika dikelola dengan baik. Saat ini Pemkot Tarakan sudah memiliki pabrik rumput laut. Sebenarnya sudah ada investor yang berminat mengelola sebagai pihak ketiga.

Baca juga: Dampak Kenaikan Harga BBM, Upah Buruh Rumput Laut di Nunukan Turun, Ibu Ini Memilih Istirahat Kerja

“Tapi tidak tahu lagi, karena ada beberapa kerusakan mesin jadi belum optimal juga pemanfaatan. Kalau itu memang bukan barang mentah. Itu hasilnya bisa setengah jadi. Bahkan harapannya kalau bisa end product kalau bisa untuk kosmetik dan sebagainya,” urainya.

Jika bisa diproduksi bahan mentahnya menjadi setengah jadi, selain keluar negeri pasti juga dibutuhkan untuk dalam negeri di sektor industrik kosmetik dan lain-lain.

Baca juga: Bea Cukai Tarakan Dorong Pengusaha Kirim Rumput Laut Langsung ke China, Catat Syarat Penting Ekspor

“Itu bisa menjadi nilai tambah. Kita di Tarakan punya di Pantai Amal cuma belum dioptimalkan. Yang pasti kalau mau daerah lain di Nunukan, sentra rumput laut, di KIPI juga ada silakan aja. Sera sekarang bukan era persaingan tapi era sinergi dan kolaborasi,” jelasnya.

Bahkan jika bisa, jika tumbuh bersama, provinsi menjadi baik dan imbas ke kota. Saat ini prinsipnya dunia tanpa batas, dinding sekatnya hanya ada di persoalan administratif.

Ilustrasi rumput laut di Kelurahan Pantai Amal potensi diolah menjadi bahan setengah jadi.
Ilustrasi rumput laut di Kelurahan Pantai Amal potensi diolah menjadi bahan setengah jadi. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

“Tapi jika dikaitkan pertumbuhan, akan berdampak ke kabupaten lainnya. Kita tidak ada lagi kompetisi, yang ada sinergi dan kolaborasi. Apa yang bisa didorong dikerjasamakan, didukung, dan kerja sama antardaerah sudah dilakukan, strategi atasi inflasi. Harus sama-sama tumbuh,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved