Berita Daerah Terkini

Cekcok dengan Istri karena Cicilan Motor, Suami di Kutim Aniaya IRT Hingga Tewas, Ini Kata Polisi

Cekcok dengan istri karena cicilan motor, suami di Kutim aniaya IRT hingga tewas di pantai, ini kata polisi, Ada 40 adegan pembunuhan Khadijah (38).

TRIBUNKALTARA.COM / SYIFA'UL MIRFAQO
Rekonstruksi pembunuhan IRT Khadijah di Halaman Mako Polres Kutim, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutim. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar reskonstruksi pembunuhan ibu rumah tangga di Pantai Sekerat, Kecamatan Bengalon.

Reskonstruksi berlangsung di halaman Mako Polres Kutim, Kawasan Pemerintah Bukit Pelangi, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutim.

Pelaku laki-laki berinisial RS (21 tahun) tersebut memperagakan 40 adegan pembunuhan Khadijah (38 tahun) di hadapan delapan saksi yang dihadirkan oleh pihak kepolisian.

Beberapa adegan yang diperagakan menunjukkan lebih jelas hasil penyidikan kepolisian dan pengajuan tersangka, termasuk salah satunya cara menimpas korban.

Baca juga: Perusahaan Tambang PT KPC Buka Lowongan Kerja untuk lulusan D4 - S2, Penempatan di Sangatta

Sebelumnya, Khadijah ditemukan tewas bersimbah darah akibat luka bacok di kawasan pantai Sekerat.

Kapolres Kutim, AKBP Anggoro Wicaksono didampingi Kapolsek Bengalon IPTU Dedik menerangkan bahwa kronologi pembunuhan bermula saat tersangka laki-laki berinisial RS (21) yang pergi membawa parang untuk memasang patok.

"Sebelumnya, tersangka terlibat permasalahan dengan istri karena baru saja resign (mengundurkan diri) dari pekerjaannya, sementara masih memiliki beban cicilan sepeda motor," ujarnya saat konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan Khadijah.

Tersangka pun berangkat dari rumah dengan perasaan kesal sambil membawa sebilah parang untuk memasang patok.

Saat melintas di kawasan pantai, tersangka mendapati korban yang sedang bermain HP beserta dengan dompetnya.

"Saat tersangka melihat korban asyik bermain HP, saat itulah tersangka melakukan aksinya dengan membacok korban hingga tersungkur bersimbah darah," ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved