Berita Nunukan Terkini

Satpol PP Nunukan Tertibkan Bangunan Liar di Pasar Yamaker, Minta Pemda Segera Bangun Lahan Parkir

Bangunan liar di Kabupaten Nunukan selama ini dibangun oleh pedagang kaki lima (PKL) untuk menjajakan barang dagangannya sekaligus jadi tempat tinggal

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan kembali melakukan penertiban bangunan liar di sekitar Pasar Yamaker, Kelurahan Nunukan Barat, Jumat (23/09/2022), pagi. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan kembali melakukan penertiban bangunan liar di sekitar Pasar Yamaker, Kelurahan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (23/09/2022), pagi.

Bangunan liar itu selama ini dibangun oleh pedagang kaki lima (PKL) untuk menjajakan barang dagangannya sekaligus jadi tempat tinggal.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Nunukan, Edy mengatakan pagi tadi pihaknya kembali turun ke Pasar Yamaker untuk mengecek bangunan liar yang sebelumnya disampaikan kepada PKL untuk membongkar sendiri bangunannya.

Baca juga: Satpol PP Tarakan Tertibkan Baliho Kedaluwarsa, Kerap Temui Rombong dan Gerobak Ditinggal di Jalanan

"Tadi kami cek ke pasar bangunan yang dijadikan toko sekaligus rumah itu, sudah dibongkar sendiri oleh pemiliknya. Artinya mereka sudah ada kesadaran bahwa tindakan membangun di situ salah," kata Edy kepada TribunKaltara.com, pukul 13.30 Wita.

Edy menyebut sejauh ini ada 2 unit bangunan liar yang sudah dibongkar oleh Satpol PP Nunukan.

"Masih ada 2 unit bangunan kios kecil lagi tapi masih mau dirapatkan dulu dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait. Saya ingin ada komitmen pemerintah daerah untuk bisa laksanakan dulu kegiatan di fasilitas parkirnya. Baru kami tertibkan yang sisanya," ucapnya.

Baca juga: Satpol PP Minta Pemilik Rumah di Pasar Rakyat Kosongkan Lahan, Hasmuni: 10 Hari atau Dibongkar Paksa

Lanjut Edy,"Supaya masyarakat tahu bahwa benar lahan yang dibongkar itu akan digunakan untuk kepentingan masyarakat di pasar," tambahnya.

Menurut Edy penertiban bangunan liar itu untuk mengembalikan fungsi lahan sebagai tempat parkir kendaraan bagi pengunjung pasar.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan kembali melakukan penertiban bangunan liar di sekitar Pasar Yamaker, Kelurahan Nunukan Barat, Jumat (23/09/2022), pagi.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan kembali melakukan penertiban bangunan liar di sekitar Pasar Yamaker, Kelurahan Nunukan Barat, Jumat (23/09/2022), pagi. (TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS)

Dia berharap kepada pemerintah daerah untuk segera memanfaatkan lahan tersebut sehingga tidak digunakan lagi oleh PKL.

"Kalau tidak segera dimanfaatkan pemerintah daerah, itu bakal ditempati lagi oleh PKL. Dan pasti berpotensi konflik antara pedagang yang menjual di dalam pasar dengan di luar pasar," ujar Edy.

Baca juga: Status PPKM Nunukan Turun Level 2, Satpol PP Diminta Awasi Pelaksanaan PTM Terbatas

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved