Berita Daerah Terkini

Pencarian Sultan, Nelayan Asal Kutai Kartanegara yang Hilang Dihentikan Tim SAR Gabungan  

Pencarian Sultan, nelayan yang hilang dihentikan setelah seminggu Tim SAR gabungan menyisiri tempat, mulai lokasi kejadian hingga arah hilir.  

Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO_SAR
Pencarian terhadap nelayan bernama Sultan (40), yang tenggelam di Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara dihentikan Tim SAR Gabungan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TENGGARONG- Tim SAR Gabungan Kaltim akhirnya menghentikan pencarian seorang nelayan bernama Sultan yang tenggelam di Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur

Pencarian dihentikan setelah seminggu Tim SAR gabungan mennyisiri mulai dari tempat lokasi kejadian hingga radius 11 kilomter ke arah hilir.  

"Pencarian dihentikan usai tujuh hari tak mendapatkan hasil alias nihil," ujar Kepala Basarnas Kaltim, Melkianus Kotta, Sabtu (24/9/2022).

Baca juga: Hari Keempat Pencarian Sultan Belum Ditemiukan, Nelayan Tenggelam di Sungai Anggana

Sebelum pencarian dihentikan, Tim SAR Gahungan telah melakukan pencarian hingga radius 11 kilometer ke arah hilir.

Selama pencarian ini Tim SAR gabungan yang terdiri dari Polairud Polda Kaltim dan Polairud Polres Kukar, TRC Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dibantu oleh warga dan keluarga korban.

Baca juga: KRONOLOGI ABK Tenggelam di Sungai Sesayap Kabupaten Malinau Ditemukan, Usai Dua Hari Pencarian

Seperti diketahui, Sultanberusia 40 tahun ini, tenggelam di pesisir laut Tanjung Aju, Desa Tani Baru, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, pada Jumat (16/9/2022). 

Kronologinya bermula sekit pukul 12.00 Wita, Sultan yang menggunakan kapal ketinting berangkat ke Muara Ilo, Desa Tani Baru, Kecamatan Anggana.

Kukar berkoordinasi dengan Unit Siaga SAR Samarinda untuk melakukan pencarian terhadap nelayan hilang di Anggana.
Kukar berkoordinasi dengan Unit Siaga SAR Samarinda untuk melakukan pencarian terhadap nelayan hilang di Anggana. (TRIBUNKALTIMCO/ HO-BPBD)

Korban berencana akan menjual hasil tangkapannya ke pengepul. Namun sampai sore hari korban belum kembali ke rumah.

Pihak keluarga di rumah pun merasa resah karena korban tak pulang-pulang seharian. Akhirnya, dilakukan pencarian bersama warga.

Baca juga: Kabar Pencarian ABK Tenggelam di Pelabuhan Kelapis Malinau, Korban Ditemukan sudah Tak Bernyawa

Pencarian terhadap korban dilakukan di sekitar sungai dan pesisir laut Tanjung Aju. Namun, saat dilakukan penyisiran, keluarga menemukan kapal ketinting yang digunakan korban dalam keadaan terbalik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved