Berita Malinau Terkini

Efisiensi Pengelolaan Pemdes, Desa di Kabupaten Malinau Disiapkan Adopsi Sistem Informasi Digital

Efisiensi pengelolaan pemerintahan desa atau Pemdes, desa di Kabupaten Malinau disiapkan adopsi sistem informasi digital, berikut kata DPMD Malinau.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI
Rapat Koordinasi Daerah Kabupaten Malinau terkait program satu data Indonesia di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa hari lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malinau ( DPMD Malinau) tengah mendorong rencana digitalisasi sistem informasi desa.

Digitalisasi sistem informasi desa atau SID sebelumnya telah diterapkan di sejumlah desa di daerah pedalaman dan perbatasan RI-Malaysia di Malinau.

Saat ini, sistem digitalisasi informasi pemerintahan desa (Pemdes) tersebut juga bakal diterapkan ke sejumlah desa yang terjangkau fasilitas memadai.

Kepala Dinas PMD Malinau, Muhammad Fiteriady menerangkan ada sejumlah desa percontohan yang telah mengadopsi SID berbasis digital.

Baca juga: Masih Blankspot, Empat Desa di Kecamatan Malinau Selatan Hulu Belum Terjangkau Akses Telekomunikasi

Melalui kerja sama pihak ketiga. Ekosistem digital pada jenjang pemerintah desa mengacu pada kesuksesan desa-desa tersebut.

"Ini sebenarnya inisiasi dari NGO, KKI Warsi yang sudah ada di Malinau dari tahun 2017. Ada beberapa pilot project mereka diantaranya Desa Long Jalan," ungkapnya, Minggu (25/9/2022).

Program kerja sama pihak bersama pihak ke tiga tersebut menurut Fiteriady dapat memudahkan masyarakat untuk mengurus keperluan administrasi.

Di sisi lain, juga memiliki keunggulan untuk efisiensi desa. Memangkas biaya publikasi dan menjamin keterbukaan informasi di desa.

Hanya saja, perlu informasi lebih detail terkait aplikasi yang digunakan. Dikaitkan dengan program satu data Indonesia.

Baca juga: Malinau Dapat Dua Ton Benih Padi Varietas Baru, Dinas Pertanian Bakal Salurkan Lewat Kelompok Tani

"Kami lagi koordinasikan dengan Kemendesa. Karena ini perlu kejelasan terkait aplikasi apa yang kita gunakan. Jangan sampai tumpang tindih. Karena ke depan semua data terpusat. Jadi perlu kepastian terkait ini, " katanya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved