Berita Tarakan Terkini

Launching Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan di Tarakan, Ini Harapan Gubernur Kaltara

Launching Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) digelar di Taman Berkampung Tarakan hari ini,

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Gubernur Kaltara, Drs. Zainal Arifin Paliwang bersama Kepala KpwBI Kaltara dan Wali Kota Tarakan menyaksikan penandatanganan perwakilan TPID daeri lima wilayah di Kaltara, Minggu (25/9/2022). TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Gubernur Kaltara Drs. Zainal Arifin Paliwang menyaksikan kegiatan launching Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Taman Berkampung diinisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kaltara, Minggu (25/9/2022).

Sebelumnya sejak pagi pukul 06.30 WITA dilaksanakan senam bersama berlanjut penandatanganan komitmen bersama dalam pembuatan data dan informasi pangan strategis serta komitmen perdagangan antardaerah intra Provinsi Kaltara diwakili masing-masing perwakilan TPID dari empat kabupaten dan satu kota.

Dikatakan Gubernur Kaltara, Drs.Zainal Arifin Paliwang, dengan komtimen GNPIP ini diharapkan bisa membantu menurunkan angka inflasi di Provinsi Kalimantan Utara.

Sebagaimana diketahui, pemerintah saat ini tengah berjuang keras untuk dapat menekan tingkat inflasi agar dapat terkendali.

“ Presiden RI Pak Joko Widodo bahkan memberikan perhatian khusus terhadap hal ini dan memerintahkan para bupati, walikota, gubernur seluruh Indonesia untuk dapat bekerja sama dengan TPID dan TPI pusat agar dapat mengendalikan inflasi untuk tetap berada di bawah angka 5 persen,” bebernya.

Baca juga: Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang Harap Presiden RI Joko Widodo Resmikan PLBN Sei Pancang

Dilanjutkan Gubernur Kaltara dalam paparannya, untuk Kaltara berdasarkan rilis dari BPS Kalimantan Utara, bulan Juli 2002 Kaltara mengalami inflasi sebesar 0,47 persen dan inflasi kalender sebesar 3,70 persen.

“Dan inflasi tahun ke tahun sebesar 5,27 persen. Kenaikan inflasi tersebut dipengaruhi oleh beberapa kelompok di antaranya kelompok transportasi sebesar 0,73 persen, kelompok penyediaan makanan dan makanan minuman restoran sebesar 0,73 persen, kelompok makanan minuman dan tembakau sebesar 0,33 persen,” bebernya.

Adanya kenaikan harga bahan bakar minyak juga turut menjadi salah satu pemicu kenaikan mana di Kalimantan Utara yang menyebabkan kenaikan inflasi di Kalimantan Utara.

Lebih lanjut kata Gubernur Kaltara, berdasarkan pantauan harga pasar, masih ada beberapa komoditas pangan pokok yang mengalami kenaikan hingga 8 persen dan 36 persen dari harga semula.

“Seperti biasanya tepung terigu mengalami kenaikan Rp 4 ribu, kemudian cabai rawit yang mengalami kenaikan Rp10 ribu dan adalah termasuk juga ongkos tiket pesawat,” pungkasnya.

Usai kegiatan paparan, Gubernur Kaltara ikut memberikan hadiah undian doorprize bagi masyarakat yang sudah ikut senam pagi dan selanjutnya Gubernur Kaltara bertolak menuju lokasi penanaman cabai, rangkaian dari GNPIP yang digelar di lokasi Poktan Kelurahan Juata Permai Kota Tarakan.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Join Grup Telegram Tribun Kaltara untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltaracomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved