Berita Kaltara Terkini

Launching GNPIP di Tarakan, Kaltara Dapat Jatah 10.000 Bibit Cabai, Ajak Warga Tanam Holtikultura

Launching Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan atau GNPIP di Tarakan, Kaltara dapat jatah 10.000 bibit cabai, ajak warga tanam holtikultura.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Tedy Arief Budiman saat menunjukkan simbolis panen cabai merah besar di lokasi Kelompol Tani Flor dan Fauna Kelurahan Juata Permai usai penanaman bibit cabai. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Pagi tadi bersama Gubernur Kaltara, Wali Kota Tarakan dan empat kepala daerah via zoom menyaksikan langsung launching Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), Minggu (25/9/2022).

Kegiatan ditandai dengan penandatanganan komitmen digitalisasi data pangan dan kerjasama perdagangan intra provinsi, pasar murah, Vaksinasi Covid-19 di Taman Berkampung.

Kegiatan selanjutnya dirangkai dengan penanaman bibit cabai sekaligus simbolis panen cabai besar dan cabai rawit di lokasi Kelompok Tani Flora dan Fauna Kelurahan Juata Permai Kota Tarakan.

Dikatakan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kaltara, Tedy Arief Budiman, launching kegiatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dalam rangka menjalankan instruksi Presiden RI untuk mengajak masyarakat melakukan pengendalian inflasi.

Baca juga: Dihantam Pandemi Covid-19, Ekonomi Tarakan Tumbuh Positif 5,6 Persen, Khairul Beber Penyebab Inflasi

Penyerahan bantuan bagi kelompok tani di Kota Tarakan dan penandatangan komitmen dari perwakilan TPID.
Penyerahan bantuan bagi kelompok tani di Kota Tarakan dan penandatangan komitmen dari perwakilan TPID. (TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH)

Itu dimulai dari rumah tangga. Salah satunya kata Tedy, dengan menanam tanaman holtikultura di pekarangan rumah.

"Luar biasanya di Kaltara ini, Pak Gubernur Kaltara punya program membuat klaster bahan komoditas holtikultura seperti cabai, ada bawang merah dan lainnya," urainya.

Ini tak lepas dari kolaborasi antara stskeholders dan Bank Indonesia pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan seluruh elemen masyarakat.

Usai kegiatan launching GNPIP di Taman Berkampung pagi tadi dilanjutkan pemberian bantuan kepada kelompok tani, dan dilanjutkan pembagian doorprize, rombongan bertolak ke lokasi penanaman cabai.

Di sini rombongan melakukan simbolis panen cabai merah besar, cabai rawit hijau dan meninjauh lahan penanaman jagung yang siap panen.

Dikatakan Tedy, luasan lahan besarannya mencapai 80 Ha, dan ditanami program 1 juta bibit cabai. Ini juga disebar ke seluruh Provinsi Kaltara dengan program dari pemerintah pusat, pemerinrah daerah dan masyarakat.

Baca juga: Catat Jadwalnya! Ini Rangkaian Pelaksanaan Iraw Tengkayu, Penjelasan Wali Kota Tarakan dr Khairul

"Harapannya bantuan bibit ini akan bergulir terus. Nanti panen di sini kemudian sebagain diperjualbelikan sebagian dijadikan bibit sehingga menjadi roda berputar," jelasnya.

Untuk bantuan bibit ini lanjutnya, ada di dinas teknis yang memiliki tupoksi di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Kaltara dan Tarakan.

"Untuk pekarangan, kami dari BI memberikan 10.000 bibit di Kaltara, Tarakan ada 1.000 bibit disebar. Tujuan kami untuk ke masyarakat, kerja sama dengan Kelompok Wanita Tani untuk bibit lokalnya," pungkas Tedy.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved