Berita Malinau Terkini
Ekstrak Gaharu Cikal Bakal Komoditas Unggulan Desa Long Nyau Malinau, Dibudidayakan sejak 2006
Sejak tahun 2006, warga Desa Long Nyau, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara sudah mulai membudidayakan gaharu di lahan perkebunan.
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Sejak tahun 2006, warga Desa Long Nyau, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara sudah mulai membudidayakan gaharu di lahan perkebunan.
Selain diperoleh dari hutan, kini masyarakat Desa Long Nyau, Kecamatan Sungai Tubu juga mulai mengutip gaharu dari hasil budidaya.
Ketua Lembaga Pengelola Hutan Desa atau LPHD Long Nyau, Suan Kirut menerangkan gaharu dibudidayakan oleh hampir seluruh lapisan masyarakat.
Baca juga: Bernilai Ratusan Ribu Rupiah, Kayu Gaharu Hutan Desa Long Pada Malinau Dapat Jadi Minyak
Jika dirata-ratakan, setiap keluarga memiliki sekira 2 hektare lahan dan 100 tumbuhan atau pohon gaharu.
"Saat ini, gaharu menjadi sumber mata pencaharian warga desa Long Nyau. Kami juga membudidayakan di Kebun selain di hutan, supaya gaharu tidak cepat habis," ujarnya, Senin (26/9/2022).
Kepala Desa Long Nyau, Lukas Lawau menerangkan inisiatif pembudidayaan gaharu di perkebunan berawal dari kekhawatiran mulai berkurangnya hasil hutan tersebut.
Baca juga: Raup Jutaan Rupiah dari Sisa Pengolahan, Masyarakat Long Pada Belajar Olah Sisa Gaharu Jadi Cuan
Tegakan gaharu di hutan mulai menipis seiring melejitnya komoditas kayu beraroma harum tersebut.
"Karena jumlahnya makin berkurang, sejak tahun 2006, masyarakat sudah menanam gaharu dari bibit yang diambil dari hutan di ladangnya sendiri," katanya.

Minyak ekstrak kayu gaharu kini menjadi komoditas unggulan masyarakat Long Nyau. Cairan hasil penyulingan kayu gaharu dihargai Rp 150 ribu per gram.
Selain itu, sisa-sisa pengolahan dari proses penyulingan juga memiliki beragam manfaat. Digunakan sebagai bahan baku wewangian dan industri rumah walet.
Baca juga: Kebakaran Pabrik Penyulingan Gaharu di Desa Malinau Hulu, Aset Senilai Ratusan Juta Raib Dilalap Api
Baru-baru ini, Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Gaharu difasilitasi KKI Warsi dibekali pengetahuan terkait penyulingan gaharu di Desa Pelancau, Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara pada 20-23 September 2022 lalu.
(*)
Penulis : Mohammad Supri
Berita Malinau Terkini
Desa Long Nyau
Kabupaten Malinau
Kalimantan Utara
gaharu
perkebunan
masyarakat
Kecamatan Sungai Tubu
Ketua Lembaga Pengelola Hutan Desa
Suan Kirut
TribunKaltara.com
Mei dan Juni 2023, Penerbangan Perintis di Bandara Kolonel RA Bessing Malinau Alami Peningkatan |
![]() |
---|
KONI Malinau Bagikan Rp 2,5 Milliar ke 34 Cabor, Besarannya Disesuaikan Hasil Porprov Kaltara |
![]() |
---|
Setahun Usai Peletakan Batu Pertama, Pembangunan Ponpes Darut Tafaquh Malinau Dicicil Sampai Rampung |
![]() |
---|
Tidak Pakai Voting, Pemilihan Ketua PD Muhammadiyah Malinau Dilakukan Secara Musyawarah Mufakat |
![]() |
---|
9 Calon Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua PD Muhammadiyah Malinau di Musda ke-II |
![]() |
---|