Berita Malinau Terkini

Hakim Pengadilan Negeri Malinau Vonis Ayah Gauli Anak Tiri di Malinau Selatan 11 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Malinau beri vonis ayah yang gauli anak tiri di Kecamatan Malinau Selatan dengan hukuman 11 tahun penjara.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
(HO/KEJAKSAAN NEGERI MALINAU)
Kejaksaan Negeri Malinau melimpahkan perkara yang menyeret KJ (49) ke Pengadilan Negeri Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Satu lagi perkara kejahatan terhadap anak di Kabupaten Malinau divonis bersalah.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Malinau turut menangani perkara yang menjerat Kajan (49), seorang ayah yang diduga menyetubuhi 2 korban yang merupakan anak tirinya usia 17 tahun.

Sebelumnya, Pria asal Kecamatan Malinau Selatan ini ditahan oleh Satreskrim Polres Malinau setelah Ibu korban mengadukan kejadian tersebut pada Minggu (17/4/2022) lalu.

Pelaku diduga melakukan pemaksaan psikis terhadap anak tirinya berusia 16 tahun tersebut memenuhi hasrat seksualnya.

Baca juga: Pos Pelayanan Teknologi asal Desa Sempayang Malinau Wakili Kaltara dalam Lomba Tingkat Nasional

Pria KJ (49) ditahan di Mapolres Malinau karena diduga rudapaksa anak tiri dan adik iparnya yang masih berusuia 17 tahun di Kecamatan Malinau Selatan, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu.
Pria KJ (49) ditahan di Mapolres Malinau karena diduga rudapaksa anak tiri dan adik iparnya yang masih berusuia 17 tahun di Kecamatan Malinau Selatan, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Malinau telah membacakan amar putusan atas kasus tersebut.

Kajan divonis bersalah dan dihukum 11 tahun 6 bulan penjara.

"Majelis Hakim PN Malinau telah membacakan amar putusan terhadap terdakwa Kajan Jan yang ditangai Kejaksaan Negeri Malinau.

Terdakwa divonis bersalah dan dihukum pidana penjara 11 tahun 6 bulan," ujar Kajari Malinau, Daniel Martua Hutagalung melalui Kasi Intelijen Slamet Riyono, Senin (26/9/2022).

Jaksa Penuntut Umum sebelumnya menuntut terdakwa bersalah dan dikenakan hukuman 12 tahun penjara sebagaimana disebut Pasal 81 ayat (3) Juncto Pasal 76D UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Baca juga: Memasuki Semester II Penyaluran Dana RT Bersih Malinau, RT Diminta Segera Lengkapi Persyaratan

Majelis Hakim memutuskan Terdakwa dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk melakukan perbarengan dalam persetubuhan terhadap anak yang dilakukan oleh wali.

"Terdakwa Kajan dengan pidana penjara selama 11 tahun 6 bulan dan denda sebesar Rp 100 juta subsidair 4 bulan kurungan," ujar Slamet Riyono merujuk amar putusan Hakim PN Malinau.

Amar putusan majelis hakim dibacakan dalam agenda Persidangan Pembacaan Putusan Pengadilan Nomor : 41/Pid.Sus/2022/PN pada Senin 26 September 2022 dari Ruang Sidang Pengadilan Negeri Malinau.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved